Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Modus pemerasan enam preman kepada warga dan pengguna jalan di perbatasan Kalsel-Kaltim mulai terungkap.....
- Apahabar.com     Kamis, 28 Januari 2021 - 18:05 WITA

Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Polisi mengamankan sejumlah terduga preman yang biasa beroperasi di Jaro, Tabalong, perbatasan Kalsel, Kaltim. Foto: Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Modus pemerasan enam preman kepada warga dan pengguna jalan di perbatasan Kalsel-Kaltim mulai terungkap.

Dari pendalaman media ini, rupanya modus para penodong yang baru tadi diamankan tim gabungan itu adalah menggalang dana. Mereka mengatasnamakan masyarakat untuk sebuah organisasi.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori memastikan penangkapan para preman tersebut karena adanya laporan warga.

Warga, kata kapolres, merasa resah dengan adanya praktik pemerasan dengan pungutan liar yang dilakukan keenamnya.

“Selain diduga memeras warga setempat, para pelaku juga melakukan pemerasan kepada pengguna jalan raya, itulah yang meresahkan warga hingga melapor ke Polres Tabalong, ” jelasnya, Kamis (28/1) sore.

Dalam aksinya, mereka mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan. Padahal untuk kepentingan pribadi mereka seperti membeli minuman dan obat terlarang.

“Ini tidak dibenarkan dan melanggar aturan hukum,” tegas Muchdori.

Keenam pelaku sudah dijebloskan polisi ke sel Mapolres Tabalong. Mereka terancam pelanggaran Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pengancaman dengan kekerasan. Ancaman hukuman 9 tahun.

“Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman terhadap para pelaku, termasuk jejak rekam mereka,” jelas Muchdori.

Sebagai pengingat, detik-detik penangkapan keenam preman tersebut viral di media sosial, Rabu (28/1). Petugas sampai melepaskan sejumlah tembakan peringatan ke udara sebelum berhasil menggelandang mereka ke mobil.

Tabalong

Enam terduga preman yang dilaporkan kerap memeras warga di Jaro, perbatasan Kalsel-Kaltim. Foto: Ist

Mereka berenam yakni MS (35), warga Desa Langun, Kecamatan Muara Langun, Kabupaten Paser, Kaltim.

Kemudian, FH (35) warga Desa Mangkupum, Kecamatan Muara Uya, Tabalong.

Selanjutnya, AJ (36), MY (36), warga Desa Jaro. Lalu, HD (31) warga Desa Lano Kecamatan Jaro, dan SP (50) warga Desa Wirang Kecamatan Haruai.

Enam preman tersebut biasa melancarkan aksinya di Jalan Trans Kalsel-Kaltim, tepatnya di Desa Lano, Kecamatan Jaro.

Setiap warga yang melintas di kawasan itu akan dimintai uang dengan dalih penggalangan dana. Mereka dilaporkan kerap membekali diri dengan senjata tajam.

Dari hasil penangkapan, petugas menyita barang bukti berupa 2 bukti transferan kepada FH dan 5 unit handphone.

Muchdori mengimbau kepada masyarakat yang melintas di wilayah hukum Polres Tabalong untuk tidak kuatir jika menemukan sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi masyarakat untuk melakukan pemerasan.

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Proyek Jalan Margasari-Marabahan Segera Digarap
apahabar.com

Kalsel

Soal Legalisasi Tanah Daerah, KPK Angkat Topi Untuk BPN Batola
apahabar.com

Kalsel

Blunder, Bupati Tanbu Wacanakan Pembubaran Posko Perbatasan
apahabar.com

Kalsel

Melalui Simdasi, BPS Batola Singkronkan Data
Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar

Kalsel

Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar
Marak Hoaks Covid-19, Polres HST Ingatkan UU ITE

Kalsel

Marak Hoaks Covid-19, Polres HST Ingatkan UU ITE
apahabar.com

Kalsel

Di Ambang Jurang Resesi Ekonomi, Jumlah Pengangguran Kalsel Diprediksi Meningkat!
apahabar.com

Kalsel

Teladan dari Muhammad Zuhri: Siang Jual Keripik, Malam Guru Ngaji di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com