Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Kalsel Kebanjiran, Legislator Bersurat ke Presiden Jokowi

- Apahabar.com Jumat, 15 Januari 2021 - 18:01 WIB

Kalsel Kebanjiran, Legislator Bersurat ke Presiden Jokowi

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kalsel pada awal tahun 2021. Foto-Tirto.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN  – Presiden Joko Widodo merespons cepat bencana gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1).

Bahkan Presiden Jokowi memerintahkan langsung Menteri Sosial Tri Rismaharini ke lokasi kejadian.

Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Egy Massadiah.

“Mendengar kabar terjadinya gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, presiden memerintahkan Doni Monardo dan Mensos Risma berangkat ke sana,” ucap Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah dilansir Kompas.com.

Padahal seharusnya Doni siap-siap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI. Namun lantaran perintah presiden, maka Doni mengubah jadwal perjalanannya.

Sebelum bertolak ke Mamuju, kata dia, Kepala BNPB itu langsung memberikan instruksi mengirimkan helikopter ke lokasi bencana.

Dia mengatakan ada empat helikopter yang dikerahkan menuju Mamuju, Sulawesi Barat.

“Doni langsung menginstruksikan helikopter BNPB menuju lokasi bencana. Ada empat helikopter BNPB dikerahkan,” pungkasnya.

Kalsel Kebanjiran

Banjir HST

Banjir melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejak Selasa (11/1). Banyak warga yang masih terjebak banjir, dan terpaksa harus tinggal di atap rumah. Foto: IG/Ichrom Muftezar

Sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan masih diterjang banjir, sejak 10 Januari 2021 kemarin.

Sejauh ini terdapat 3 kabupaten yang terdampak signifikan, di antaranya Hulu Sungai Tengah, Banjar dan Tanah Laut.

Meminjam data Dinas Sosial Provinsi Kalsel per 14 Januari 2021, jumlah masyarakat terdampak banjir mencapai 17.865 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 65.002 jiwa.

Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan juga amblas akibat terjangan banjir. Salah satunya Jalan Achmad Yani Kilometer 58,5 Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar.

Namun sayang, sampai hari ini, belum ada perhatian khusus dari Presiden Jokowi dan jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Legislator Kalsel Bersurat ke Presiden

Banjir Kalsel

Politisi Muda PDI Perjuangan, Rifqinizamy Karsayuda memantau banjir. Foto-Istimewa

Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda langsung bersurat ke Presiden Jokowi terkait banjir besar di Banua, sebutan Kalsel.

“Atas nama masyarakat Kalimantan Selatan, selaku Anggota DPR/MPR-RI daerah pemilihan provinsi tersebut, izinkan saya menjalankan tugas konstitusional untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan daerah pemilihan saya kepada bapak perihal terjadinya banjir yang sangat massif terjadi di provinsi ini, beberapa waktu terakhir,” ucap Rifqinizamy Karsayuda dalam surat tersebut.

Bencana tersebut, kata dia, melanda hampir semua wilayah kabupaten atau kota se Kalsel. Antara lain Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Balangan.

Dari wilayah tersebut, menurutnya, Banjar, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah Laut merupakan daerah terparah.

“Hingga melumpuhkan aktivitas warga setempat.”

“Berdasarkan data Pemprov Kalsel jumlah masyarakat yang menjadi korban sebanyak 73.597 orang dan diprediksi akan terus bertambah. Mengingat, intensitas hujan yang masih tinggi dan naiknya permukaan air laut serta sungai di daerah ini menurut BMKG,” timpalnya.

Menurutnya, selain persoalan penanganan pengungsian, tempat, logistik, kebutuhan pokok, evakuasi warga dan lain-lain, bencana ini juga telah menghancurkan beberapa infrastruktur vital di Kalsel.

Di antaranya seperti rusak dan putusnya poros jalan nasional yang juga merupakan akses utama ke seluruh wilayah Kalsel, bahkan ke Kaltim dan Kalteng.

“Berdasarkan hal di atas, saya memohon dengan segala kerendahan hati agar bapak memberikan perhatian dan tindakan yang cepat dari pemerintah pusat untuk menangani seluruh aspek akibat bencana banjir di Kalsel ini,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Pembayaran Pelayanan Kesehatan Terkait Covid-19 Dipercepat
Presiden Joko Widodo

Nasional

Kunjungi Food Estate di Sumba Tengah, Jokowi Nekat Hujan-hujanan
apahabar.com

Nasional

Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Terkait Surat Jalan Palsu
apahabar.com

Nasional

Kasus Gilang ‘Bungkus’, Polisi Ungkap Sederet Kendala
PLN

Nasional

PLN Usulkan Rp 4,66 Triliun untuk Stimulus Listrik Tahun Ini
apahabar.com

Nasional

Papua Memanas, ULM Kumpulkan Puluhan Mahasiswa Papua di Kalsel
Gunung Merapi

Nasional

Aktivitas Meningkat, Status Tanggap Darurat Gunung Merapi Diperpanjang
apahabar.com

Nasional

Mataram Arahkan Dana Kelurahan untuk Pengurangan Kemiskinan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com