Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman Sempat Viral, Waria Berjoget di Jembatan Paliwara Amuntai Akhirnya Minta Maaf Hari Kedua Pengetatan Larangan Mudik, Begini Kondisi Lalu Lintas di Bundaran Banjarbaru 

Keluarga Pasien Covid-19 Hajar Polisi di Balikpapan, Kapolresta: Dikira Wartawan

- Apahabar.com Kamis, 28 Januari 2021 - 23:49 WIB

Keluarga Pasien Covid-19 Hajar Polisi di Balikpapan, Kapolresta: Dikira Wartawan

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi memberikan keterangan kepada awak media usai press rilis Covid-19 di kantor Pemkot pada Kamis (28/1/2021). Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus pemukulan anggota Polsek Balikpapan Selatan, Bripka Marjono, yang dilakukan keluarga pasien Covid-19 di Balikpapan terus didalami aparat kepolisian.

Saat ini polisi sudah mengantongi tujuh nama yang akan menjalani pemeriksaan. Dari tujuh nama tersebut, empat di antaranya sudah diperiksa polisi.

“Ada tujuh, empat sudah diperiksa. Ada tiga yang belum kita proses karena masih ada kendala kesehatan,” kata Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi ditemui di Pemkot Balikpapan, Kamis (28/01).

Dari empat diduga pelaku penganiayaan, satu di antaranya sudah ditahan aparat. Selanjutnya, polisi akan menunggu kondisi kesehatan tiga diduga pelaku lainnya membaik untuk menjalani diperiksa.

Turmudi menjelaskan saat itu anggota polisi yang dipukul hendak mengambil gambar peti jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di salah satu rumah sakit.

Sesuai prosedur, pasien Covid-19 yang meninggal akan dimakamkan dengan standar protokol kesehatan Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) KM 15, Balikpapan Utara.

Sekumpulan orang yang disebut-sebut keluarga pasien saat itu melakukan protes kepada pihak rumah sakit lantaran tidak terima keluarganya dinyatakan Covid-19 dan dimakamkan sesuai aturan protokol kesehatan.

Bripka Marjono saat itu hendak mengambil gambar peti jenazah sebagai laporannya.

“Anggota mau ambil gambar dikira wartawan, langsung dipukulin dia,” ujar Turmudi.

Akibat pukulan itu, Bripka Marjono mengalami lebam di bagian wajah.

“Dia cuma lebam aja bagian muka. Dibagian pipi, kanan sama kiri. Masih diistirahatkan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, pihak keluarga diduga pelaku penganiayaan itu hanya emosi sesaat. Mereka pun merasa tidak terima jika anggota keluarganya diliput oleh wartawan.

“Katanya emosi aja, dikira anggota ini wartawan,” ujarnya.

Kombes Pol Turmudi pun menyayangkan kejadian itu. Sebab dia mengatakan di tengah pandemi seperti saat ini, masyarakat mestinya saling prihatin.

“Jangan keprihatinan ini malah menimbulkan masalah bagi keluarga yang sedang kesusahan. Kalau yang seperti ini kan kasihan kita semua,” imbaunya seraya menambahkan bahwa proses hukum tetap berjalan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Ramah Anak, Delapan Daerah di Kaltim Diganjar KLA Award
Gempa

Kaltim

Gempa Bumi Guncang Berau Kaltim, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bentuk Sekber Penanganan Dana Desa
polda kaltim

Kaltim

Polda Kaltim Ringkus Jaringan Sabu Sultan Seberat 3 Kg
apahabar.com

Kaltim

Bioskop dan Wahana Permainan Anak di Balikpapan Boleh Beroperasi
gerobak

Kaltim

Manusia Gerobak Mulai Marak di Balikpapan
Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Balikpapan

Kaltim

Kebijakan Kaltim Steril Bikin ‘Buntung’, Pedagang Geruduk DPRD Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Bupati AGM: Jembatan Tol Teluk Balikpapan-PPU Wajib dan Harus Dibangun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com