Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Kemenkes Minta RS Swasta Gotong Royong Tampung Pasien Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 27 Januari 2021 - 21:31 WIB

Kemenkes Minta RS Swasta Gotong Royong Tampung Pasien Covid-19

Ilustrasi. Foto-Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan meminta kepada seluruh rumah sakit termasuk RS swasta untuk turut melayani pasien Covid-19.

Oleh Kemenkes, RS swasta diminta menyediakan 40 persen ruang untuk menampung pasien Covid-19.

“Jangan menganggap penanggulangan Covid-19 ini pekerjaannya pemerintah saja, pekerjaannya Kementerian Kesehatan saja, tetapi juga pekerjaan dan tanggung jawab kita bersama bagaimana kita bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini,” kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir, dilansir dari Republika.co.id, Rabu (27/01).

Kemenkes sebelumnya telah menerbitkan surat edaran meminta seluruh rumah sakit di Indonesia yang sebelumnya tidak membuka layanan untuk pasien Covid-19, untuk mengonversi sebanyak 40 persen ruang rawat inapnya dialihkan sebagai ruang isolasi untuk pasien Covid-19.

Selain itu seluruh RS juga diminta untuk mengonversi 25 persen ruang ICU yang tersedia untuk digunakan sebagai penanganan Covid-19 seiring dengan bertambahnya jumlah kasus penyakit yang disebabkan oleh virus SAR CoV 2 tersebut.

Ketentuan tersebut berlaku bagi RS yang berada di wilayah zona merah penularan Covid-19.

Sementara RS yang berada di zona kuning diminta untuk menambah atau mengonversi kapasitasnya sebanyak 30 persen ruang isolasi dan 20 persen ruang ICU untuk pelayanan Covid-19.

Lalu RS di zona hijau diminta berjaga-jaga apabila terjadi lonjakan kasus untuk menambah atau mengonversi kapasitasnya sebanyak 25 persen untuk ruang isolasi, dan 15 persen untuk ICU.

Hingga saat ini Kementerian Kesehatan mencatat ada 1.600 rumah sakit di seluruh Indonesia yang memberikan pelayanan untuk pasien Covid-19.

Total ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 secara nasional sekira 81 ribu lebih. Saat ini jumlah keterisian tempat tidur tersebut secara nasional masih terisi oleh sekitar 51 ribu pasien atau dengan persentasi 63,66 persen.

Namun bila dilihat kota per kota, Kadir menyebutkan ada yang keterisian tempat tidur RS untuk Covid-19 sudah melebihi kapasitas atau di atas 80 persen.

Hal ini bisa berdampak pada pasien Covid-19 yang tidak tertampung hingga meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan daerah zona merah yang keterisian tempat tidur RS mencapai 82 persen yaitu DKI Jakarta dan Banten dengan keterisian 80 persen.

Sementara wilayah seperti DIY, Jawa Barat, dan Bali yang merupakan zona kuning namun keterisian tempat tidurnya sudah di atas 70 persen.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

BMKG

Nasional

BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Dampak Nyata Perubahan Iklim Global
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Mekanisme Pilkada Tidak Berubah
apahabar.com

Nasional

Ketum PP Muhammadiyah: Idul Fitri Momentum Merekatkan Persaudaraan Pasca Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Badko HMI Kalselteng Kecam Paham Radikal Berupaya Gagalkan Pelantikan Presiden
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Telepon Raja Salman Sampaikan Selamat Iduladha
apahabar.com

Nasional

Pengidap Virus Corona Meningkat di Korsel, Gyeongsan Kini Jadi ‘Kota Hantu’
Kanker

Nasional

Awas, Penggunaan Berulang Minyak Jelantah Dapat Memicu Kanker
apahabar.com

Nasional

DPR Tak Digaji Jika Lama Rampungkan UU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com