Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Keputusan Halal Haram Vaksin Covid-19 Sinovac di Tangan MUI Hari Ini

- Apahabar.com Jumat, 8 Januari 2021 - 11:30 WIB

Keputusan Halal Haram Vaksin Covid-19 Sinovac di Tangan MUI Hari Ini

Sebanyak 25.000 vaksin Covid-19 untuk Kalsel tiba di Banjarbaru, Selasa (5/1/2020) lalu. Foto-dok

apahabar.com, JAKARTA – Halal haram Vaksin Covid-19 dari perusahaan asal China, Sinovac akan diputuskan hari ini.

Keputusan itu akan ditentukan dalam sidang pleno oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama (MUI).

Sidang pleno Komisi Fatwa MUI itu sendiri akan digelar selepas Salat Jumat.

“Insya Allah, sidang pleno Komisi Fatwa untuk pembahasan aspek syari tentang vaksin Covid yang diproduksi oleh Sinovac, China, akan dilaksanakan pada Jumat 8/1/2021,” kata Ketua MUI, Asrorun dalam keterangannya, Kamis (7/1) kemarin.

Sidang pleno Komisi Fatwa MUI ini akan digelar pukul 14.00 WIB secara langsung di kantor MUI.

“Terjadwal Jumat jam 14, offline dengan protokol kesehatan ketat,” ucapnya.

MUI sebelumnya telah merampungkan pelaksanaan audit lapangan pada Selasa (5/1) lalu.

Proses ini dilanjutkan dengan diskusi dan pendalaman oleh tim.

Diketahui, vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinovac telah didatangkan pemerintah.

Vaksin-vaksin itu, kini, sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah pun berencana memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1).
Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin.

Selain Jokowi, vaksin akan disuntikkan ke para menteri Kabinet Indonesia Maju.

Pada hari berikutnya, proses vaksinasi akan dilanjutkan secara serentak bagi kelompok prioritas yakni tenaga kesehatan.

Meski vaksin telah didistribusikan, Jokowi menyatakan proses vaksinasi masih menunggu kajian halal dari MUI.

Selain itu, kata dia, juga menunggu penerbitan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Apabila izin sudah keluar, vaksin gratis secara bertahap akan kita laksanakan,” kata Jokowi, seperti dikutip dari akun twitternya, @jokowi, Kamis (7/1).

Untuk Kalsel, pada tahap pertama ini, ada 25.000 vaksin Covid-19 sudah diterima.

Vaksin itu tiba melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) tadi.

Kemudian, vaksin disimpan di Instalasi Farmasi Dinkesprov Liang Anggang Banjarbaru.

Secara keseluruhan untuk Kalsel dilaporkan akan menerima sebanyak 54.000 vaksin Covid-19.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rifqinizamy Dukung Percetakan Sawah Baru di Batola
apahabar.com

Kalsel

Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Komunitas Saban akan Gowes ke Makam Pahlawan
apahabar.com

Kalsel

Takut Diamuk Orang Keterbelakangan Mental, Warga Minta Polsek Martapura Kota Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Warga Setuju Pembangunan TMKM di Tungkaran Dilanjutkan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Bahaya Stunting, Jalasenastri Cabang 5 Kotabaru Gelar Sosialisasi
apahabar.com

Kalsel

Hendak BAB, Pria di Tanbu Malah Jatuh ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Dandim 1022/TNB Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Pasar Pagatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com