Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Korban Laka Air di Muroi Kapuas Ditemukan Meninggal

- Apahabar.com Kamis, 14 Januari 2021 - 14:05 WIB

Korban Laka Air di Muroi Kapuas Ditemukan Meninggal

Korban laka air Heriyo saat dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Korban kecelakaan air di Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng akhirnya ditemukan, Rabu (13/1).

Korban Heriyo alias Iyung ditemukan setelah 2 hari dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan kepolisian, TNI, relawan dan masyarakat sekitar.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB dengan posidi mengapung di Sungai Moroi, Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi.

“Korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi mengapung sekitar 300 meter dari TKP kecelakaan,” kata Kapolsek Mantangai Iptu Catur Winarno, Kamis (14/1).

Selanjutnya korban dievakuasi dari Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi Raya, Kecamatan Mantangai menuju ke Desa Bukit Batu dengan menggunakan sarana ketinting atau perahu motor.

“Kemudian jenazah korban dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah duka di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya,” terang Iptu Catur.

Kecelakaan air ini sebelumnya terjadi pada, Senin (11/1), satu buah ketinting atau perahu kecil yang memuat tiga penumpang yakni Heriyo (18) warga Kelurahan Kereng BangkiraiPalangka Raya, dan Ernawati (20) warga Saka Tamiang Kapuas Barat, dan Nur Aini (18) warga Kelurahan Langkai, Palangka Raya.

Ketiganya kala itu bermaksud pergi ke Desa Muroi dari tempat mereka bekerja di lokasi tambang masih wilayah Kecamatan Mantangai. Mereka kemudian menaiki perahu kecil warga dan akhirnya mengalami kecelakaan air.

Kapolsek Iptu Catur Winarno membeberkan uraian singkat kejadian sementara, saat ketinting menepi, dan Heriyo ke bagian belakang untuk menghidupi mesin. Tiba-tiba ketinting melayang ke tengah dan terhalang jembatan.

“Setelah itu, Erna dan Nur Aini sempat naik ke atas jembatan, sedangkan Heriyo terjepit di bawah jembatan. Saat badannya hendak ditarik ke atas, tiba-tiba ketinting terbelah menjadi dua bagian dan mengakibatkan dia terseret arus air,” beber Iptu Catur.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kasus Positif Covid-19 Kalteng Melonjak, 131 Orang Terpapar, Terbanyak di Murung Raya
apahabar.com

Kalteng

Pilkada Kalteng 2020, Ketua FKUB Kapuas: Tingkatkan Toleransi
apahabar.com

Kalteng

HUT RI ke-75 di Bumi Pancasila, Gubernur Kalteng Gelorakan Spirit Huma Betang
apahabar.com

Kalteng

Bulog Muara Teweh Luncurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai
apahabar.com

Kalteng

Gugas Covid-19 Kapuas Godok Regulasi New Normal
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng dan Wali Kota Palangka Raya Optimis PSBB Disetujui
apahabar.com

Kalteng

DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket
apahabar.com

Kalteng

Tim Kampanye Paslon Sugianto-Edy di Kapuas Resmi Dikukuhkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com