Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Memprihatinkan, Penampungan Pengungsi Banjir di Terminal Tipe B Banjarmasin Over Kapasitas

- Apahabar.com Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:45 WIB

Memprihatinkan, Penampungan Pengungsi Banjir di Terminal Tipe B Banjarmasin Over Kapasitas

Memprihatinkan, penampungan pengungsi banjir di Terminal Tipe B Jalan Pramuka Banjarmasin over kapasitas. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penampungan pengungsi korban banjir di Terminal Tipe B, Jalan Pramuka Banjarmasin, Kalsel, kini sudah over kapasitas.

Sejak Jumat (23/1/2021) kemarin, jumlah korban banjir yang mengungsi di sana terus bertambah.

Dari informasi yang dihimpun, padahal kapasitas maksimal terminal milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel itu hanya dapat menampung 500 pengungsi.

Namun saat ini, jumlah korban banjir yang mengungsi di sana lebih dari itu.

“Kapasitas hunian di sini sudah over kapasitas. Makanya ada sebagian pengungsi berada di lorong,” ujar Kepala UPTD Terminal Tipe B Dishub Kalsel, Rusma Khazairin kepada apahabar.com, Sabtu (23/1/2021).

Ia menuturkan kondisi over kapasitas hunian ini tidak bisa dipaksakan. Pasalnya kondisi Banjarmasin dalam status tanggap bencana banjir dan air pasang.

Ada ratusan kios yang berada di Terminal Tipe B Banjarmasin ini dioperasionalkan untuk menampung pengungsi.

Khusus kios berukuran besar bisa menampung 2 Kepala Keluarga (KK).

“Pengungsi campuran tapi lansia cukup banyak. Ini kita data lagi karena pengungsi terus update,” ucap Rusma.

Menurutnya, bahwa kesehatan pengungsi menjadi prioritas utama yang harus ditangani.

Untuk itu, posko kesehatan didirikan di lokasi pengungsi dengan waktu pelayanan dari pukul 10.00 dan 12.00 Wita atau 2 jam setiap harinya.

Jangka waktu tersebut ternyata tidak cukup untuk melayani cek seluruh kesehatan pengungsi.

Karenanya, pengungsi yang kesehatannya sakit akan langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat.

Karena sifatnya darurat, maka langsung ditangani oleh relawan. “Kita on call dan mereka akan datang ke sini,” ujar dia.

Beruntung, kata dia hingga sekarang belum ada kondisi pasien dalam posisi menurun dan dilarikan ke RS.

“Ada satu anak anak karena tidak memakai alas kaki lalu terkena pecahan kaca luka dan dilakukan jahit di sini,” ucapnya.

Pengungsi di Terminal Tipe B Banjarmasin ini rawan terinfeksi penyakit lantaran pengungsi kebanyakan diisi oleh lansia.

“Campuran tapi lansia cukup banyak, tapi kami masih mendata karena setiap hari ada update,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penutupan Lokalisasi Merong Ditunda, PSK Siap Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Rapat Paripurna DPRD Banjarbaru, Tiga Raperda Disampaikan
Catut

Kalsel

Terbukti Catut Petinggi Bank Kalsel Marabahan, Pelaku Menangis Sesenggukan
apahabar.com

Kalsel

Hampir 200 Positif Covid-19 di Kalsel, Setengahnya dari Klaster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Viral Warga Buka Puasa di Duta Mall, Wali Kota Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Syarat Warga Banjarmasin Tidur di Rusunawa Teluk Kelayan
apahabar.com

Kalsel

Peduli “Wong Cilik” Terdampak Covid-19, Sekelompok Kaum Muda Rebahan Bagikan Bapok
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Polres HST dan Kodim 1002/Barabai Salurkan Beras pada Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com