Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota

Menko PMK Upayakan Alat Tes Cepat Covid-19 Karya Anak Bangsa Digunakan Secara Nasional

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 15:09 WIB

Menko PMK Upayakan Alat Tes Cepat Covid-19 Karya Anak Bangsa Digunakan Secara Nasional

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Foto-detik.com

apahabar.com, JAKARTA – Alat pemeriksaan cepat Covid-19 karya anak bangsa, GeNose C19 dan Rapid Test Antigen CePad, diusulkan untuk digunakan secara nasional.

Usulan itu datang dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Saat ini dia sedang berupaya Kementerian Kesehatan dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bisa menggunakan alat tes cepat GeNose C19 karya Universitas Gadjah Mada dan Rapid Test Antigen CePad karya Universitas Padjadjaran.

“Saya akan terus memantau dan mengupayakan ini masuk list dari pengadaan kementerian terkait,” kata Muhadjir dilansir dari Antara, Kamis (7/1).

Menko PMK menyebutkan salah satu keberhasilan suatu negara dalam mengendalikan pandemi Covid-19 di wilayahnya bergantung pada penerapan prinsip 3T, yaitu pemeriksaan, pelacakan, dan perawatan (test, tracing, treatment).

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengakui di Indonesia ada kendala dalam pelaksanaan 3T, khususnya pada penggunaan alat tes yang belum secara masif digunakan dan keterbatasan waktu yang dibutuhkan untuk hasil tes.

Oleh karena itu, inovasi karya anak bangsa berupa alat tes cepat GeNose C19 dan Rapid Test Antigen CePad yang memiliki keunggulan dari segi kepraktisan dan biaya lebih murah bisa menjadi solusi.

Alat tes cepat GeNose C19 dari UGM ini mendeteksi ada atau tidaknya virus SARS CoV 2 penyebab Covid-19 berdasarkan hembusan napas seseorang.

Untuk mengetahui hasilnya, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 60 detik dengan menggunakan sistem komputer.

Menurut Muhadjir, kepraktisan dari GeNose C19 ini akan sangat membantu dan memudahkan pengetesan untuk suatu lokasi yang banyak dikunjungi orang. Selain itu, sampel yang diambil lebih praktis hanya dengan hembusan napas.

“Dengan ada GeNose ini tidak perlu ambil darah, tidak perlu colok hidung dan tenggorokan,” kata Muhadjir.

Muhadjir meminta kepada pengembang alat tes cepat tersebut dan Kementerian Ristek BRIN untuk memberikan jaminan pascapembelian produk untuk keperluan perawatan alat dan kepastian adanya kebutuhan produk.

Dia berharap produk inovasi karya anak bangsa ini harus dikembangkan dan disempurnakan seiring penggunaannya untuk menjamin kualitas dan mutu produk.

Menko juga berharap alat tes GeNose C19 dan Rapid Test Antigen CePad ini terus disosialisasikan dan dipromosikan agar bisa digunakan secara nasional.

“Jangan sampai mubazir, hanya karena gagal melakukan sosialisisi dan promosi. Ini produk dalam negeri, kalau ini teruji di pasar domestik, kita bisa (ekspor) keluar,” kata Menko PMK.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jadi Tersangka Korupsi, Politikus Partai Nasdem Andi Irfan Dititipkan di Rutan KPK
apahabar.com

Nasional

Dukung ISIS, Bos Geng Kriminal AS Diadili

Nasional

Isak Tangis Warnai Pemakaman Herman Seventeen
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Kenapa Prabowo Begitu Superior di Kalsel?
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tanggapi Usul Mempercepat Pertemuan dengan Prabowo
apahabar.com

Nasional

KPK Tangkap Pejabat PUPR Terkait Proyek Air Minum
Pesawat

Nasional

BREAKING NEWS: Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak
apahabar.com

Nasional

Sudah 1.954 Pasien Covid-19 Sembuh, Paling Banyak di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com