Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Misteri Mayat di Pohon Ramania HST, Polisi Temukan 2 Identitas Berbeda

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 23:22 WIB

Misteri Mayat di Pohon Ramania HST, Polisi Temukan 2 Identitas Berbeda

Petugas dari Tim Inafis Polres HST mengecek lokasi penemuan tengkorak tergantung di pohon ramania HST, sementara bagian tubuh terlepas ke tanah. Foto-apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Sosok mayat di Pohon Ramania Hulu Sungai Tengah (HST) masih misteri.

Meski demikian, polisi telah menemukan dua kartu identitas di lokasi penemuan mayat.

Mayat itu sebelumnya ditemukan di area persawahan Desa Jamil RT 4, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Minggu (10/1/2021) malam.

Ada pun dua identitas itu ditemukan anggota dalam kantong celana jeans bagian belakang mayat yang sudah membusuk.

Dari hasil olah TKP, Polsek LAS dibantu Satreskrim Polres HST, terungkap bahwa dua identitas itu berupa kartu pelajar dan fotokopi KTP.

Namun identitas itu menunjukkan dua orang berbeda.

KTP yang didapati anggota itu berinsial JMS (73) kelahiran Desa Jamil.

Sedangkan identitas kartu pelajar yang didapati berinisial MZK alias Amay (30) kelahiran Tamban, Barito Kuala (Batola).

Namun berdasarkan keterangan warga setempat, Amay merupakan anak dari JMS.

Sementara JMS sendiri masih ada di kampung halamannya di Jamil RT 4.

Warga menduga mayat yang ditemukan tersebut adalah jenazah Amay.

Sebab Amay diketahui telah meninggalkan desanya berhari-hari.

Bahkan tak ada kabar tentang dirinya.

“Ada warga terakhir ketemu pada Rabu 30 Desember. Dia (Amay) mengatakan bahwa hari Kamis (31/12) akan berangkat mau tahun baruan di Samarinda, Kaltim. Sampai ini tak ada kabar,” ujar warga Zainuddin, Minggu malam.

Meski demikian, polisi belum berani mengambil kesimpulan.

Kasat Reskrim Polres HST, AKP Dani Silistiono yang turun langsung menyelidiki penemuan mayat ini memilih irit bicara. “Masih kita telusuri,” tutup Kasat singkat.

Sebelumnya diberitakan apahabar.com, sesosok mayat tergantung dengan tali nilon (tali jemuran) di Pohon Ramania menggegerkan warga Desa Jamil RT 4 HST, Minggu (10/1).

Sosok mayat tanpa identitas ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Saman sekitar pukul 17.30 WITA.

“Saat itu salah satu warga, Saman mau mengambil rebung bambu. Ada bau menyengat. Setelah dicek ada mayat sudah membusuk,” ujar warga kepada apahabar.com, Minggu malam.

Saat ditemukan, kondisi mayat dalam keadaan mengenaskan.

Bagian tubuhnya terlepas dari kepala yang hanya terisa berupa tengkorak tergantung di Pohon Ramania.

Di kepalanya pun terdapat headlamp. Sementara tubuh yang terlepas dimakan belatung.

Pada tubuh mayat yang terlepas itu masih melekat kaos berwarna coklat, celana jeans biru dan memakai sepatu kets.

Pukul 20.30, Tim Inafis Polres HST baru datang ke TKP yang terletak jauh dari pemukiman warga. Tepatnya di kawasan perkebunan atau sawah.

Tengkorak Tergantung

Tim inafis mengidrntifikasi mayat. Foto-apahabar.com/Lazuardi

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dana Kompensasi Tambang Sebuku Group Rp700 Miliar Dijangka Selesai 5 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Demo Omnibus Law di Banjarmasin, Massa Cuekin Anggota DPR RI
Bumbu

Kalsel

Mendagri Tito Soroti Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Rudy Resnawan Belum Tahu?
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Peserta JKN-KIS Nunggak Dapat Keringanan
apahabar.com

Kalsel

IOF Kalsel Bantu Penyaluran Logistik Pemilu
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Penumpang Gelap Terobos PSBB via Trisakti Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Semalam, Polres Banjar Sikat Tiga Pengedar Sabu Sekaligus
Umat Katolik Kalsel Berbagi Paket Sembako dan Antiseptik

Kalsel

Umat Katolik Kalsel Berbagi Paket Sembako dan Antiseptik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com