Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Pascabanjir, Berikut Harga Terbaru Bahan Pokok di Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 29 Januari 2021 - 16:08 WIB

Pascabanjir, Berikut Harga Terbaru Bahan Pokok di Banjarmasin

Pascabanjir, harga bahan pokok di Banjarmasin stabil. Foto-Ilustrasi/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pascabanjir yang melanda Kota Banjarmasin, bahan pokok tersedia dan harganya stabil.

Berdasarkan pemantauan Disperdagin di pasar tradisional, harga berangsur stabil dan beberapa bahkan mengalami penurunan dengan ketersediaan yang cukup.

Kabid PSDP Disperdagin Banjarmasin Ichrom M Tezar menuturkan terdapat beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga.

Yaitu cabe segar merah biasa pada saat awal bulan sebelum bencana banjir terpantau Rp 55.000. Namun beberapa hari ini turun dan stabil menjadi Rp 40.000 per kg.

“Begitu juga dengan rawit merah, rawit hijau, dan rawit tiung,” ujarnya.

Ia memaparkan untuk rawit merah harga pada awal bulan Rp 120.000 dan pada saat bencana banjir Rp 140.000 dengan stok yang tidak banyak pada saat itu.

Sekarang sudah normal turun dan stabil pada harga Rp 100.000 per kilogram.

Untuk rawit hijau harga pada awal bulan Rp 90.000 dan pada saat banjir tidak terjadi kenaikan. Sekarang sudah turun dan stabil pada harga Rp 70.000.

Kemudian rawit tiung pada saat awal bulan Rp 75.000 terjadi kenaikan pada saat banjir menjadi Rp 80.000.

“Dan sekarang sudah turun dan stabil di harga Rp. 70.000 per kilogram,” ucapnya.

Sedangkan untuk cabe merah keriting masih belum stabil dan pada saat ini harga mencapai Rp. 75.000 per kilogram.

Cabe rawit taji juga masih belum stabil dan pada saat ini harga mencapai Rp. 110.000.
Untuk bawang merah pada saat awal bulan Rp 29.000 walau terjadi kenaikan pada saat banjir.

Sekarang sudah mengalami penurunan dan stabil pada harga Rp 28.000 perkilogram.

Untuk bawang putih, bawang prei, dan bawang bombay dari awal bulan sampai sekarang masih stabil dan tidak mengalami kenaikan harga. Untuk sayur-sayuran terpantau masih stabil kecuali sayur produksi lokal yang disebabkan oleh bencana banjir yang terjadi.

Untuk ikan laut dan ikan sungai dari awal bulan, pada saat banjir sampai sekarang tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan terpantau stabil walaupun ada beberapa stok ikan yang tersedia di pasar menurun akan tetapi harga masih stabil dan tidak mengalami kenaikan.

Untuk kacang kedelai terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp. 14.000 per kilogram, hal ini disebabkan karena naiknya harga kedelai impor. Yang mana hal ini berimbas pada naiknya harga tahu dan tempe.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilkada Serentak 2020 Momentum Membangun Daerah Tanpa Merusak Lingkungan
Sembunyikan Sabu di Rumah Teman, RO Ditangkap Polisi di Sari Gadung

Kalsel

Sembunyikan Sabu di Rumah Teman, RO Ditangkap Polisi di Sari Gadung
Pohon

Kalsel

BREAKING NEWS! Pohon Tumbang di HST Nyaris Makan Korban
apahabar.com

Kalsel

Kesenian Jawa dan Bali Tampil di HUT ke-37 Desa Mustika  
apahabar.com

Kalsel

Gojek Banjarmasin Beri Apresiasi Anggota Polsekta dan Koramil Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Peduli Warga Kurang Mampu, Bhabinkamtibmas Karang Bintang Salurkan Sembako
Masuk ke Desa Mekar, Pedagang Sayur Terlebih Dahulu Dibekali Masker

Kalsel

Masuk ke Desa Mekar, Pedagang Sayur Terlebih Dahulu Dibekali Masker
apahabar.com

Kalsel

Gelar Salat Gaib, Jemaah Masjid Sabilal Muhtadin Kehilangan Sosok Arifin Ilham
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com