Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 9.321 Kasus

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 18:11 WIB

Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 9.321 Kasus

Data kasus Covid-19 Indonesia, Kamis (7/1). Foto: BNPB Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Kamis (7/1) mencatat penambahan kasus mencapai 9.321 orang.

Angka itu menjadi pecah rekor harian baru, jika dibandingkan sehari sebelumnya kasus positif Covid-19 mencapai 8.854 kasus.

Meski demikian pasien yang telah dinyatakan sembuh juga bertambah 6.924 orang.

Selain itu, pencatatan yang dilakukan sejak Rabu (6/1) sampai siang ini tersebut juga memperlihatkan penambahan 224 orang meninggal dunia, menurut data yang diterima dari Satgas Penanganan Covid-19 di Jakarta, Kamis sore.

Dengan penambahan itu maka Satgas Penanganan Covid-19 mencatat akumulasi 797.723 kasus positif di Indonesia, dengan 659.437 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 23.520 orang meninggal dunia.

Dilansir Antara, saat ini di Indonesia terdapat 114.766 kasus aktif atau pasien yang tengah menjalani perawatan dan isolasi mandiri setelah terkonfirmasi Covid-19. Selain itu, terdapat pula 68.753 orang yang masuk kategori suspek.

Pemerintah pada hari ini telah memeriksa 68.019 spesimen dari 44.791 orang di 566 laboratorium di seluruh Indonesia.

Dengan itu total telah diperiksa 7.713.307 spesimen dari 5.150.808 orang sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Tanah Air pada Maret 2020.

Pembagian jumlah positif dengan total kasus yang diperiksa spesimennya maka didapat tingkat positif atau positivity rate nasional sebesar 15,5 persen.

Seluruh provinsi di Indonesia juga sudah melaporkan adanya pasien penyakit yang menyerang pernapasan itu, dengan 510 kabupaten/kota dinyatakan terdampak.

Provinsi yang melaporkan penambahan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta dengan 2.398 kasus baru, Jawa Barat 1.416 kasus baru, Jawa Tengah 998 kasus baru, Jawa Timur 948 kasus baru dan Kalimantan Timur dengan 479 kasus baru.

Hanya satu provinsi yang melaporkan kasus baru kurang dari sepuluh yaitu Maluku dengan satu kasus.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dilepas, WNI dari Wuhan di Tepung Tawar
apahabar.com

Nasional

BPBD: Hujan Picu Kabut Asap Hari Ini, Simak Penjelasan BMKG
apahabar.com

Nasional

Lucinta Luna Diam Saat Digiring ke Rutan Polda Metro Jaya
apahabar.com

Nasional

Sesmenko Perekonomian Jelaskan Apa Itu Omnibus Law di Banjarbaru
apahabar.com

Nasional

Kejagung Tetapkan Politikus Partai Nasdem Andi Irfan Tersangka dalam Kasus Jaksa Pinangki
apahabar.com

Nasional

MUI: Jangan Gunakan Isu SARA saat Kampanye
apahabar.com

Nasional

Pemuda Papua Berharap Jokowi Hadiri Apel Akbar di Keerom
apahabar.com

Nasional

Mahasiswi Hubei asal Kalsel Resah dengan Kelanjutan Studi di China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com