Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Pedagang di Tabalong Terpaksa Menaikkan Harga Tahu Tempe ke Pembeli

- Apahabar.com Senin, 4 Januari 2021 - 14:50 WIB

Pedagang di Tabalong Terpaksa Menaikkan Harga Tahu Tempe ke Pembeli

Pengusaha tahu sekaligus pedagang di Pasar Tanjung, H Udin, saat melayani pembeli. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Pedagang tahu tempe Kabupaten Tabalong terpaksa menaikkan harga jualnya di pasaran. Alasannya seiring kenaikan harga kacang kedelai yang merupakan bahan bakunya.

Salah seorang pengusaha tahu yang langsung juga memasarkan dagangannya di Pasar Tanjung, H Udin mengatakan, saat ini kacang kedelai harganya mulai naik.

Jika tadinya Rp 8.200, maka kini menjadi Rp 9.200 perkilogramnya. Harga itu padahal untuk pengambilan setengah bulan yang lalu.

Namun sekaranga, kata H Udin, informasinya bahkan harganya sudah mencapai Rp 10.000 perkilogramnya.

Kenaikkan ini mau tidak mau juga berimbas kepada harga jual tahu di pasaran. Saat ini harganya Rp 7.000 per 10 biji atau Rp 700 perbijinya.

“Bila dalam pembelian kacang kedelai mendatang harganya mencapai Rp 10.000, mau tidak mau penjualan harga tahu akan naik menjadi Rp 800 perbiji,” ujarnya, ditemui disela-sela melayani pembeli di Pasar Tanjung, Senin (4/1).

Ditambahkan H Udin, untuk mensiasati agar tidak merugi, pihaknya juga membuat olahan tahu lebih kecil dari sebelumnya.

Kenaikkan harga dan mengecilnya olahan tahu ini tentu membuat omset penjualan menurun.

Saat ini penjualan antara Rp 6 ribu hingga
Rp 10 ribu biji. Sedangkan sebelum naik, dia bisa menjual puluhan ribu biji.

“Dengan kondisi Covid-19 saja sudah menurun, apalagi harganya meningkat makin sepi penjualan,” keluh H Udin.

Lantas, apakah dia ingin protes ke pemerintah? Kalau saya pribadi tidak akan, mengingat saat ini saja sudah susah apalagi kalau demo.

“Saat ini pasokan bahan baku masih lancar, kalau kita demo masih ada yang produksi, tentu ini merugikan kita juga,” jelas H Udin.

H Udin pun berharap kepada pemerintah agar bisa menormalkan harga kacang kedelai.

“Jikalau mahal, hendaknya pemerintah mensubsidinya sehingga harga normal kembali, ” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

UPBS

Tabalong

UPBS di Tabalong Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran
apahabar.com

Tabalong

Hari Pahlawan 2020, Satlantas Polres Tabalong Jemput Bola Pembuatan SIM di Kodim 1008 Tanjung

Tabalong

Pemkab Tabalong Membuka Lowongan untuk Direktur PDAM
apahabar.com

Tabalong

Ketua DPRD Kalsel Surati Bupati Tabalong Terkait Pedagang, Ini Isi Surat Balasannya
apahabar.com

Tabalong

Kunker ke Tabalong, Plt Gubernur Kalsel Kunjungi Ruang Isolasi Covid-19
PUPR

Tabalong

Jalan Desa Purui Jaro Ambrol, PUPR Tabalong Turun Tangan
Tabalong

Tabalong

Banjir di Tabalong; Akses Jalan ‘Putus’ di Tanta, 40 Rumah di Sei hanyar Terendam
apahabar.com

Tabalong

Makam Tokoh Penuntut Berdirinya Kabupaten Tabalong Diziarahi Sejumlah Pejabat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com