POPULER KALSEL SEPEKAN: Panasnya Sidang MK, Penangkapan Pedofil Tapin, hingga Kisruh Elpiji Langka Update Covid-19 Kotabaru: Positif 4, Sembuh 11 Orang Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari Kebakaran Pelambuan, BPBD Banjarmasin Taksir Kerugian Rp1,2 Miliar Kandang Ternak di Kintap Tala Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Terpanggang

Pemkab Banjar Gelar Rakor Pengendalian Jalan Alternatif

- Apahabar.com Sabtu, 30 Januari 2021 - 14:54 WIB

Pemkab Banjar Gelar Rakor Pengendalian Jalan Alternatif

Rakor pengendalian jalan alternatif dampak pembatasan muatan Jembatan Banua Anyar Km. 55.500 di halaman kantor Pemkab Banjar. Foto-apahabar.com/Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Pemkab Banjar menggelar rapat koordinasi (rakor) pengendalian jalan alternatif, dampak pembatasan muatan Jembatan Banua Anyar Km 55.500, Sabtu (30/1) siang.

Rakor di halaman Kantor Pemkab Banjar tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian Pembangunan, Kadishub, Kadis PUPR, Kasatpol PP, Camat Astambul, Camat Mataraman serta Polres Banjar dan Polsek jajaran.

Pada acara tersebut, membahas terkait jalan alternatif yang mengalami kerusakan, termasuk adanya oknum yang melakukan pungli kepada sopir yang melintas.

Kabag Ops Polres Banjar, Kompol Boma Wedhayanto Purnomo mengungkapkan, sudah ada satu oknum yang berhasil diamankan pihaknya karena kepergok melakukan pungli. Oknum masyarakat itu bernama Cuit.

“Tak hanya itu, saat digeledah, ditemukan paketan sabu di badan Cuit,” ucapnya.

Ditegaskan Boma, untuk hukum yang menjerat pelaku saat ini adalah kasus narkoba, bukan pungli. “Kita amankan bukan karena sumbangan liar, tapi karena sabunya,” tegas Boma.

Boma kepada apahabar.com, mengatakan jika pihaknya sudah mengantongi nama-nama orang yang melakukan pungli di sana. Namun masalahnya, tidak adanya warga yang melaporkan.

“Mungkin warga takut melaporkan, tapi seandainya sudah ada laporan kita siap menjemput nama-nama yang sudah kita kantongi ini. Sebenarnya sudah banyak pengguna jalan yang dirugikan,” ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan oleh PLT Kepala Dinas PUPR Banjar, Hanafi, dari hasil kesepakatan rakor tersebut, bahwa jalan alternatif hanya ada satu, di Desa Gunung Mas dan Tanah Habang. “Untuk sementara fokus ke situ saja,” jelasnya

PUPR Banjar mengungkapkan, pihaknya sudah menyepakati melakukan perawatan dengan melakukan pengerasan pada jalan yang ada di beberapa spot-spot jalur alternatif.

Untuk arus masuk akan dijaga keluar masuknya, dan muatan juga sesuai dengan pres jalan agar tidak terjadi kerusakan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Kalsel

Breaking! Paman Birin Segera Diberhentikan dari Gubernur Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 dari Tabalong, Lagi Ada Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspadai Karhutla di 3 Kabupaten
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kabut Asap Masih Selimuti Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Ibu, Kapolres Balangan Ingatkan Profesionalisme Polwan
Pilkada

Kalsel

Logistik Pilkada di Tanbu Mulai Didistribusikan

Kalsel

Disuguhi Eksekutif Laporan Copy Paste, DPRD Tala Meradang
apahabar.com

Kalsel

Menara Astra Tandai 62 Tahun Astra Menginpirasi Negeri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com