Ssttt.. Aziz Lapor Polda Kalsel Buntut Isu Penggelembungan Suara Banjar  Isu Penggelembungan Suara Kabupaten Banjar, KPU Cecar Komisioner Aziz  Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Teriakkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Mahasiswa Banjarmasin Serbu Pertamina Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Pemukiman Terendam, Ribuan Penduduk Desa Panjaratan Tala Mengungsi

- Apahabar.com Jumat, 15 Januari 2021 - 14:41 WIB

Pemukiman Terendam, Ribuan Penduduk Desa Panjaratan Tala Mengungsi

Warga Panjaratan secara bergelombang mengungsi berpencar pencar. Foto-apahabar.com/Ali Candra

apahabar.com, PELAIHARI – Pemukiman penduduk di 9 RT, Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tala makin parah terendam banjir. Akibatnya, ribuan warga pun eksodus mengungsi.

Panjaratan kena banjir terparah di Tanah Laut. Ketinggian jalan saja sudah mencapai 1 meter.

Tak salah jika langkah terakhir yang dilakukan ya mengungsi. Secara bergelombang warga meninggalkan Desa Panjaratan. Ada yang mengungsi ke tempat keluarga, dan tak sedikit yang dievakuasi ke posko.

Kepala Desa Panjaratan, Sahibul Yani mengaku, hampir semua warga mengungsi, mengingat air semakin dalam sejak, Kamis (14/1) pagi kemarin.

“Warga yang masih terjebak di rumah terus dilakukan evakuasi oleh tim,” ujar Sahibul, Jumat (15/1).

Bahkan, sejak siang sampai malam kemarin warga dievakuasi menggunakan kapal besar menuju lokasi pengungsian.

“Terpecah ada ke Desa Telaga dan Desa Panggung Baru. Awalnya ke Tungkaran, namun karena di sana longsor, pengungsi sebagian kembali,” ujarnya.

Pengungsian untuk warga Panjaratan terpusat di dua sekolah, di SDN Panggung Baru dan SDN Telaga.

“Yang mengungsi ini satu kampung. Namun, yang terbanyak warga kami mengungsi ke rumah keluarga dan sanak famili,” katanya.

Memang sambung dia, Desa Panjaratan terendam lantaran sebab air kiriman dari hulu sungai Tabanio Bajuin, melewati Desa Tanjung, Desa Tebing Siring, dan Desa kunyit Atilam.

“Semua mengalir ke wilayah Pelaihari, terutama daerah dataran rendah seperti di kampung kami (Desa Panjaratan),” tandasnya.

Sementara kebutuhan makan sehari-hari diantarkan sampai ke tempat pengungsian warga. Makanan itu diambil dari dapur umum yang telah dibangun pada titik lokasi banjir.

Desa Panjaratan

Pemukiman warga Panjarata Tala terendam. Foto-apahabar.com/Ali Chandra

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tekan Covid-19, Aparat Berjaga di Tempat Ibadah Gelar Haul Ke-214 Datu Kelampayan
apahabar.com

Kalsel

2020, RUPM Tambah Modal PDAM Intan Banjar Rp35 M

Kalsel

Pagi Buta, Truk Tronton di Tapin Tabrak 2 Pohon hingga Tumbang
Banjir

Kalsel

Ratusan Ribu Rumah Terdampak Banjir, BPBD Kalsel Ajukan DSP ke Pusat
60 Usulan Disampaikan Pada Musrenbang Kecamatan Mantewe Tanbu

Kalsel

60 Usulan Disampaikan Pada Musrenbang Kecamatan Mantewe Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Mengenang Peristiwa 5 Desember Marabahan
Vaksinasi

Kalsel

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Tinggal Hitungan Hari, Paman Birin Optimistis
apahabar.com

Kalsel

Pertengkaran Maut di KS Tubun, IRT Tewas Bersimbah Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com