UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Pencarian Sriwijaya Air Jatuh, Kopaska Temukan Bagian Tubuh Korban

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 15:12 WIB

Pencarian Sriwijaya Air Jatuh, Kopaska Temukan Bagian Tubuh Korban

Tim penyelam dari Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut mengevakuasi serpihan pesawat yang ditemukan dalam pencarian pesawat Sriwijaya SJ-182, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). Foto-Antara/Fauzi Lamboka

apahabar.com, JAKARTA – Tim penyelam dari Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menemukan bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Pulau Seribu, Jakarta.

Melansir Antara, Minggu (10/1) bagian tubuh diangkat dari bawah air dengan kedalaman 17-20 meter pada pukul 09.40 WIB.

Bagian tubuh itu telah tercampur dengan beberapa potongan puing pesawat.

“Masih banyak potongan di bawah air,” kata Dankima Satkopaska Koarmada I, Mayor Laut (P) Edy Tirtayasa saat mengangkat potongan puing dari bawah air.

Edi menjelaskan ada 4 tim dari Satkopaska membantu pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Satu tim berada di KRI Teluk Gilimanuk, satu tim di KRI Rigel-933 dan dua tim berangkat menggunakan dua sea rider.

“Sebagian penyelam pernah ikut membantu evakuasi pencarian pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang pada tahun 2018 lalu,” tutur Edy.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, 6 kru aktif dan 6 kru ekstra.

Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah armada angkatan laut milik TNI dikerahkan, sekitar 10 kapal diterjunkan ke lokasi diduga jatuhnya pesawat di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Di antara kapal-kapal TNI AL yang dikerahkan yakni KRI Teluk Gilimanuk-531 mengangkut para kru SAR dan juga awak media. Lalu KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demonstran dari 13 Ormas Pasang Keranda di Depan Gedung KPK
apahabar.com

Nasional

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 40.119
Pemerintah Tambah Jumlah Reagen untuk Pemeriksaan Covid-19

Nasional

Pemerintah Tambah Jumlah Reagen untuk Pemeriksaan Covid-19
Menteri

Nasional

Jadi Menteri Lagi, Muhammad Lutfi Ibaratkan Kemendag Bak Wasit Tinju
apahabar.com

Nasional

Kerugian Indonesia Akibat Covid-19 Bisa Tembus Rp 320 Triliun
apahabar.com

Nasional

Polres Sintang Amankan Ribuan Batang Kayu Durian
apahabar.com

Nasional

Polisi Bakal Panggil Dua Pramugari Rekan Siwi Widi
Sutarti

Kalsel

Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com