Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Pengguna Bakalan Tak Bisa Akses Whatsapp

- Apahabar.com Jumat, 8 Januari 2021 - 10:13 WIB

Pengguna Bakalan Tak Bisa Akses Whatsapp

Ilustrasi. Dampak jika tak setuju dengan perubahan aturan kebijakan privasi dan layanan Whatsapp. Foto-CNN Indonesia/Bisma Septalismaa

apahabar.com, JAKARTA – Pengguna Whatsapp yang tidak menyetujui pembaruan aturan kebijakan privasi baru tak lagi bisa menggunakan layanan itu mulai 8 Februari 2021.

Pengguna yang tak bisa mengakses kemudian bisa memilih untuk menghapus akun. Namun sekalipun akun dihapus, Whatsapp tetap akan menyimpan sejumlah data pengguna.

Data yang disimpan adalah informasi terkait grup yang pengguna buat, atau informasi lain yang dimiliki pengguna, seperti salinan pesan yang telah pengguna kirim kepada mereka.

Pemilik Whatsapp yang kemudian memilih untuk menghapus akun secara maksimal perlu mempelajari informasi lebih lanjut dengan memeriksa ‘Cara menghapus akun Anda’.

Penyampaian perubahan kebijakan ini akan muncul dalam bentuk notifikasi pop-up akan muncul di aplikasi pengguna.

Aturan ini terkait dengan pembaruan syarat layanan dan kebijakan privasi bagi pengguna Whatsapp. Dalam aturan baru ini tercantum sejumlah poin perubahan, salah satunya membagi data pengguna Whatsapp dengan Facebook.

Pembaruan tersebut meliputi bagaimana pihak WhatsApp memproses data pengguna, bagaimana bisnis dapat mengakses layanan di Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp, dan bagaimana WhatsApp akan segera bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi yang lebih dalam di semua produk perusahaan.

Jika ingin terus menggunakan layanan, pengguna dipaksa untuk menyetujui notifikasi yang muncul dalam aplikasi Whatsapp. Sebab, jika opsi itu tak dipilih, pengguna tak bisa mengakses pesan di aplikasi Whatsapp.

Setelah menyatakan setuju, aturan berbagi data dengan Facebook baru akan diberlakukan pada 8 Februari 2021.

Pengguna yang menyetujui persyaratan tersebut akan membagi nomor telepon, data transaksi, informasi terkait layanan, informasi interaksi, informasi perangkat seluler, alamat IP dan informasi lainnya dengan Facebook.

Pada masa mendatang, Whatsapp akan memberitahukan lebih lanjut beberapa data yang akan dibagi ke Facebook. Pada beberapa data, pengguna juga akan diminta persetujuan untuk menyerahkan data tersebut.

Tulis CNN Indonesia, kebijakan WhatsApp membagi data kepada Facebook bukan hal yang aneh. WhatsApp menjadi bagian dari Facebook setelah dibeli pada 2014 senilai US$16 miliar atau Rp190 triliun saat ini.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

4 Cara Agar Aroma Minyak Wangi Awet di Tubuh
apahabar.com

Gaya

Manjakan Pengunjung, Duta Mall Siap Luncurkan Radio Sun FM
apahabar.com

Gaya

Sering Buang Air Kecil Ketika Malam, Tanda Hipertensi
apahabar.com

Gaya

Suka Minum Kafein Saat Hamil, Bisa Memicu Bayi Lahir Prematur
apahabar.com

Gaya

5 Kebiasaan Bikin Boros di Bulan Puasa
apahabar.com

Gaya

Asyik, iPhone SE 2020 Sudah Bisa Dipesan
apahabar.com

Gaya

Banjarmasin Komitmen Lestarikan Kuliner Khas Banjar Melalui Restoran Terapung
apahabar.com

Gaya

Berumur Satu Abad, Ternyata Begini Sejarah Kampung Pangambangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com