Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

- Apahabar.com Selasa, 26 Januari 2021 - 20:22 WIB

Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Suasana pengungsian di posko majelis Habib Abu Bakar bin Hasan Alatas Azabidi yang terletak di Jalan Panglima Batur Kota Banjarbaru tepatnya di gedung olah raga Badminton. Foto-Dok.apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Menyusul Hulu Sungai Tengah dan Tanah Laut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan memperpanjang masa status tanggap darurat bencana banjir.

Sehingga terhitung 28 Januari hingga 7 hari ke depan status tanggap darurat tetap diberlakukan.

“Tanggap darurat memang secara SK Gubernur untuk dari tanggal 14 sampai 27 Januari, besok terakhir. Tapi mengingat situasi dan kondisi saat ini, kita akan memperpanjang status tanggap darurat karena dari Kabupaten HST dan Tala menyatakan status tanggap darurat diperpanjang,” ujar Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat dalam rapat virtual penanganan banjir, Selasa (26/1) petang.

Salah satu faktor pembaharuan status ini adalah peningkatan jumlah penyintas banjir di sejumlah kabupaten.

Data BPBD Kalsel mencatat jumlah pengungsi bertambah dari 99.635 orang menjadi 125.656 dari 7 abupaten/kota.

“Apabila 7 hari ke depan itu kondisi sudah normal sudah beraktivitas kembali ke rumah masing-masing, berarti status tanggap darurat akan berakhir. Tapi apabila ternyata situasi kondisi masih seperti saat ini artinya menjadi pertimbangan untuk diperpanjang lagi,” terang dia.

Sampai pukul 18.00 Wita, BPBD Kalsel melaporkan 584.817 warga dari 171.036 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Sedangkan laporan korban jiwa masih sama yaitu 24 orang meninggal dan 3 orang hilang.

Dalam laporan yang sama, tercatat 876 orang mengalami luka-luka akibat bencana banjir. Terbagi di Kabupaten Banjar sebanyak 871 orang dan 5 orang dari Tanah Laut.

Selanjutnya, infrastruktur yang mengalami kerusakan antara lain 87.806 rumah terendam, total 956.954 meter jalan, 102 jembatan, 671 rumah ibadah dan 795 sekolah.

Berikut data banjir yang dihimpun BPBD Kalsel, pada 26 Januari 2021 hingga pukul 18.00 Wita:

1. Kabupaten Banjar:
– 55.904 KK
– 235.076 jiwa
– 82.782 warga mengungsi

2. Kabupaten Tanah Laut:
– 13.476 KK
– 42.543 jiwa
– 9.814 warga mengungsi

3. Kota Banjarbaru:
– 2.068 KK
– 8.429 jiwa
– 7.722 warga mengungsi

4. Kabupaten Hulu Sungai Tengah:
– 28.183 KK
– 86.825 jiwa
– 9.326 warga mengungsi

5. Kabupaten Tabalong:
– 3.194 KK
– 9.937 jiwa

6. Kabupaten Hulu Sungai Selatan:
– 4.173 KK
– 10.385 jiwa

7. Kabupaten Tapin:
– 549 KK
– 1.607 jiwa
– 328 warga mengungsi

8. Kabupaten Balangan:
– 7.007 KK
– 21.416 jiwa

9. Kabupaten Barito Kuala:
– 18.792 KK
– 53.855 jiwa
– 9.170 warga mengungsi

10. Kota Banjarmasin:
– 35.138 KK
– 108.524 jiwa
– 6.514 warga mengungsi

11. Kabupaten Hulu Sungai Utara:
– 1.582 KK
– 4.774 jiwa

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BM Rumah Zakat Kalsel Kunjungi apahabar.com
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Buruh dan Mahasiswa Geruduk DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Alasan Pemkot Banjarmasin Sulit Terapkan Karantina Wilayah
apahabar.com

Kalsel

Amankah Kotabaru dari Corona? Simak Penjelasan RSUD
apahabar.com

Kalsel

Alumnus SMAVEN Banjarmasin Jabat Kapolsek Banteng
apahabar.com

Kalsel

Kasatlantas Polres Tapin: ‘Bagararakan’ Sahur Boleh, Asal Sesuai Kondisi
apahabar.com

Kalsel

Dari Pentol Bakar, Paridah Untung Rp 200 Ribu Per Hari
apahabar.com

Kalsel

Buaya Liar Muncul Lagi di Kotabaru, Jadi Tontontan Warga Lalapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com