Sidang Pembuktian AnandaMu, Koordinator Banjarmasin-Baiman 2 Beri Kesaksian Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas Buntut Pembongkaran, Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin Kena Gugat Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru!

Pengungsian Besar-besaran Warga Bumi Makmur dan Kurau Tala, Air Capai 1,5 M

- Apahabar.com Sabtu, 16 Januari 2021 - 00:25 WIB

Pengungsian Besar-besaran Warga Bumi Makmur dan Kurau Tala, Air Capai 1,5 M

Evakuasi pengungsi warga terdampak banjir di Tanah Laut, Kalsel, Jumat (15/1/2021). Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Hampir seluruh warga di Kecamatan Bumi Makmur dan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel, mengungsi.

Pengungsian besar-besaran itu tak luput dari naiknya debit air hingga mencapai 1,5 meter, Jumat (15/1/2021).

Bahkan, posko dan dapur yang terpusat di halaman Kantor Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur terpaksa harus pindah jauh, lantaran sudah terendam air.

Sementara untuk mengantar logistik yang sebelumnya dibawa menggunakan mobil dengan ban berukuran besar, kini sudah tidak bisa lagi.

Untuk mencapai titik tujuan, terpaksa menggunakan perahu karet.

Camat Bumi Makmur Syahidanoor, kepada apahabar.com, Jum’at (15/1) malam, mengatakan, banjir semakin meluas, akibatnya desa yang terdampak juga bertambah.

Ketinggian air semakin terlihat dalam dua dua hari terakhir.

Itu dipicu intensitas hujan lebat, sementara air kiriman dari Kecamatan Bati Bati terus mengalir ke Kurau dan Bumi Makmur.

Tak ayal pengungsian besar-besaran warga kini banyak yang mengungsi.
“Diperkirakan sudah mencapai 75 persen yang meninggalkan rumah mencari tempat aman,” ujar Syahidanoor.

Pengungsi kebanyakan memilih tempat keluarga dan kerabat sebagai tujuan. Sementara sebagiannya lagi juga di tempat-tempat posko bersama.

Sementara itu untuk warga berusia lanjut, Syahidannor mendapat laporan telah aman.

“Hasil koordinasi dengan kepala desa dan RT, orangtua, orang sakit, jompo, ibu hamil dan anak-anak jadi yang paling utama di evakuasi. Itu sudah dilakukan. Namun, demikian kita belum memiliki data pasti,” katanya lagi.

Mereka terus bergerak di lapangan berupaya mengumpulkan data terkait warga yang terdampak.

Lantaran, evakuasi itu tidak hanya pada satu titik.

“Namun semua dievakuasi oleh tim dan ada pula inisiatif langsung perahu maupun lanting yang terbuat dari batang pisang,” katanya.

Diakui pihaknya saat ini di lapangan petugas memiliki keterbatasan perahu karet.

“Sebab, bencana banjir ini merata di wilayah Tanah Laut. Akhirnya, kita juga terkendala evakuasi cepat lantaran tim juga banyak terpencar,” ujar dia.

Hingga malam ini sambungnya lagi terus siaga bersama semua elemen terkait di posko. Semua tim hadir Basarnas, BPBD Tala, TNI/Polri, Damkar, Nakes, PMI dan relawan.

Warga yang terdampak banjir, khusus di Bumi Makmur lebih dari 2500 KK dari 9 desa yang terdampak.

Hal yang sama terjadi di Desa Kurau, volume air meningkat tambah dalam, sudah ribuan rumah warga terendam.

Terparah di daerah aliran sungai (DAS) melewati Desa Kali Besar, Handil Negara dan sekitarnya.

Rincian dampak banjir di Kecamatan Kurau terdapat 8 Desa. Yakni, Desa Kali Besar 277 KK, Desa Handil Negara 220 KK, Desa Padang Luas 313 KK, Desa Kurau 703 KK, Desa Tambak Karya 75 KK, Desa Tambak Sarinah 250 KK. Desa Srikandi 159 KK, dan Desa Maluka Baulin 21 Rumah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Tambang

Tanah Laut

Cekcok Lahan Tambang di Kintap Tanah Laut Berujung Maut
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Hujan Deras, Merah Putih Tetap ‘Berkibar’ di Tala
Jalan Nasional

Kalsel

Jalan Nasional di Tala Masih Putus, Kini Jalur Alternatif Sudah Bisa Dilalui
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Minta Tim Penanggulangan Bencana Bekerja Lebih Efektif
Banjir

Tanah Laut

Banjir Sudah Berlalu, Warga Desa Kunyit dan Panjaratan Tinggalkan Pengungsian
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Bupati Sukamta: Jadikan Momen Kemerdekaan sebagai Batu Lompatan
apahabar.com

Tanah Laut

Tala Laksanakan Imunisasi Campak Rubella untuk Anak di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Tanah Laut

Manajemen PT. Perembe Bantah Opini yang Berkembang, Mawardi: Izin Sudah Lama Diajukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com