Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel

Pengusaha AS Kecam Rusuh Massa Trump di Gedung Capitol

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 14:47 WIB

Pengusaha AS Kecam Rusuh Massa Trump di Gedung Capitol

Pengusaha AS mengutuk kerusuhan di Gedung Capitol Hill. Mereka meminta peralihan kekuasan dari Trump ke Biden berlangsung damai. Ilustrasi-Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Sejumlah asosiasi dan kelompok pengusaha Amerika Serikat (AS) mengecam aksi rusuh massa pendukung Presiden AS Donald Trump di Gedung Kongres Capitol Hill, Rabu (6/1), waktu setempat.

“Hari ini menandakan bab sedih dan memalukan dalam sejarah negara kita (AS),” ujar CEO Apple Tim Cook dalam cuitan akun @tim_cook seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Cook menilai pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi tersebut perlu diberikan hukuman.

“Kita harus menyelesaikan sepenuhnya peralihan ke pemerintahan Presiden terpilih Biden,” ujar Cook.

Selain Cook, kelompok pelobi yang mewakili kira-kira 200 lebih pengusaha, Business Roundtable, juga meminta “presiden dan seluruh petugas penting untuk mengakhiri kekacauan dan untuk memfasilitasi transisi pemerintahan yang damai.”

Mereka menilai aksi itu sebagai upaya yang melanggar hukum untuk membalikkan hasil sah pemilu demokratis.

Ketua Kamar Dagang dan Industri AS Thomas J Donohue meminta serangan terhadap Capitol AS dan demokrasi harus segera berakhir.

Selain itu, Donohue juga menilai Kongres AS harus menyelesaikan tugas yang dijamin konstitusi terkait pengesahan hasil pemilu presiden.

Sementara itu, CEO Asosiasi Pengusaha Manufaktur AS Jay Timmons menilai Wakil Presiden AS Mike Pence perlu mempertimbangkan dengan serius Amandemen ke-25. Dalam ketentuan itu, wakil presiden AS bisa menjadi presiden sementara setelah Trump dinyatakan tidak memiliki kemampuan.

Menurut Timmons, Trump melontarkan hasutan tindak kekerasan demi mempertahankan kekuasaan.

“Setiap pemimpin terpilih yang mendukungnya (Trump) melanggar sumpah mereka kepada konstitusi dan menolak demokrasi demi membela anarki,” ujar Timmons.

Sebelumnya, massa pendukung Trump menyerbu Gedung Kongres AS yang menjadi tempat para anggota mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden bulan ini.

Mereka memprotes hasil pemilu yang menyatakan kemenangan Biden atas Trump. Aksi berakhir sekitar pukul 18.00 setelah pemberlakuan jam malam.

Selama aksi itu, massa yang bersenjata sempat bentrok dengan aparat kepolisian karena memaksa masuk ke dalam gedung. Empat orang dikabarkan tewas.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Pesawat Tempur AS Jatuh di Inggris, Pencarian Pilot Dimulai
apahabar.com

Internasional

Bendera Byzantium Dikibarkan di Masjid, Turki Berang
apahabar.com

Internasional

Gunakan Pesawat Carter, 502 WNI Dideportasi dari Kuala Lumpur
Bayi di Singapura

Internasional

Bayi di Singapura Dikabarkan Terlahir dengan Antibodi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Haru, Kisah Ibu Koma karena Covid-19 Saat Melahirkan
apahabar.com

Internasional

Institut Riset Gamaleya Uji Vaksin Covid-19 Rusia untuk Lansia
WHO

Internasional

WHO: Vaksin Dapat Kendalikan Covid-19 pada 2021
apahabar.com

Internasional

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, WHO Didesak Ralat Saran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com