Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Per 1 Januari Iuran BPJS Kesehatan Naik, Simak Rinciannya

- Apahabar.com Sabtu, 2 Januari 2021 - 13:51 WIB

Per 1 Januari Iuran BPJS Kesehatan Naik, Simak Rinciannya

Ilustrasi pelayanan BPJS Kesehatan. Foto-CNBC

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta kelas III mulai 1 Januari 2021 tadi.

Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Yakni tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 20I8 tentang Jaminan Kesehatan.

Kenaikan iuran diperuntukkan kepada peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja (BP), dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

Sebagai penjelasan, pada pasal 34 Perpres 64/2020 menyebutkan, besaran iuran bagi peserta PBPU dan BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III sama dengan besaran iuran bagi Peserta PBI Jaminan Kesehatan yaitu sebesar Rp 42.000 per orang per bulan.

Ada pun ketentuannya sebagai berikut:

A. Untuk Tahun 2020

1. Sebesar Rp 25.500 per orang per bulan dibayar oleh peserta PBPU dan Peserta BP

2. Sebesar Rp 16.500 per orang per bulan dibayar oleh pemerintah pusat sebagai bantuan Iuran BPJS Kesehatan kepada Peserta PBPU dan Peserta BP

B. Untuk tahun 2021 dan seterusnya

1. Sebesar Rp 35.000 per orang per bulan dibayar oleh peserta PBPU dan peserta BP

2. Sebesar Rp 7.000 per orang per bulan dibayar oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai bantuan iuran kepada peserta PBPU dan peserta BP

Sedangkan untuk peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan, yang jumlahnya 40% atau 96 juta masyarakat miskin, pemerintah tetap membayarkan iuran sebesar Rp 42.000.

Dalam pembayaran iuran peserta PBI di 2021, akan ada kontribusi pemerintah daerah (Pemda) Provinsi sebesar Rp 2.000 sampai Rp 2.200, tergantung kapasitas fiskal daerah.

Sementara itu, peserta kelas I dan II sudah lebih dulu mengalami kenaikan tarif sejak 1 Juli 2020. Berikut daftar iuran BPJS Kesehatan 2021 yang harus dibayar peserta mengacu pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020:

– Kelas I : Rp 150.000 per orang per bulan

– Kelas II : Rp 100.000 per orang per bulan

– Kelas III : Rp 35.000 per orang per bulan

Berikut rincian iuran BPJS Kesehatan selengkapnya seperti dilansir laman BPJS Kesehatan:

1. Penerima Bantuan Iuran (PBI)

Untuk kategori ini iuran dibayar oleh pemerintah.

2. PPU di lembaga pemerintahan

Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada lembaga pemerintahan terdiri atas:

Pegawai Negeri Sipil
anggota TNI
anggota Polri
pejabat negara
pegawai pemerintah non pegawai negeri

Iuran pada kelompok tersebut sebesar 5% dari gaji atau upah per bulan.

Adapun ketentuannya 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.

3. PPU di BUMN, BUMD dan Swasta

Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% dari gaji atau upah per bulan. Ketentuannya 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.

4. Keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah

Sementara itu iuran untuk keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu, dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1% dari gaji atau upah per orang per bulan. Iuran dibayar oleh pekerja penerima upah.

5. Iuran Peserta Mandiri

Iuran bagi kerabat lain dari pekerja penerima upah (seperti saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dan lain-lain); peserta pekerja bukan penerima upah serta iuran peserta bukan pekerja terbagi atas 3 kelas.

Kelas 1: Rp 150.000
Kelas 2: Rp 100.000
Kelas 3: Rp 35.000

6. Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan keluarga

Sementara itu bagi veteran, perintis kemerdekaan, janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan, iurannya ditetapkan sebesar 5% dari 45% gaji pokok PNS golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 tahun. Iuran ini dibayar oleh Pemerintah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pemerintah Terus Berupaya Tekan Biaya Logistik
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beri 3 Opsi untuk UN 2020
apahabar.com

Nasional

KPK Periksa 8 Orang Terkait OTT Komisioner KPU
apahabar.com

Nasional

Konsisten Terapkan SNI, PKT Raih Anugerah Grand Platinum SNI Award 2018
apahabar.com

Nasional

Viral, Dua Pria Taruhan Tanah dalam Pilpres
apahabar.com

Nasional

Peringati Hubungan Diplomatik, Kedubes Australia Luncurkan Situs Web “70 Tahun, 70 Cerita”
apahabar.com

Nasional

Mengenang Sosok Gus Im, Obrolannya dengan Gus Dur Soal Musik
apahabar.com

Nasional

Aktif Ikut Kampanye, Kepala Sekolah Ini Divonis 4 Bulan Penjara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com