Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Pertama di Uni Eropa, Hongaria Resmi Beli Vaksin Sputnik V Rusia

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Januari 2021 - 00:25 WITA

Pertama di Uni Eropa, Hongaria Resmi Beli Vaksin Sputnik V Rusia

Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak dengan vaksin Rusia Sputnik-V melawan penyakit virus corona (Covid-19) disiapkan untuk suntikan dalam tahap uji coba pasca-pendaftaran di sebuah klinik di Moskow, Rusia, Kamis (17/9/2020). Foto-Reuters/Tatyana Makeyeva via Antara

apahabar.com, BUDAPEST – Hongaria meresmikan kontrak pembelian vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia, yang pertama di Uni Eropa.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto saat konferensi pers di Moskow pada Jumat (22/1) dilansir Antara.

Melalui unggahan video di laman Facebook miliknya, Szijjarto saat konferensi gabungan dengan menteri kesehatan Rusia mengatakan bahwa vaksin akan tiba dalam tiga tahap, dan penjelasan rinci mengenai jumlah pengirim akan dirilis nanti.

Kontrak pembelian diteken beberapa hari setelah regulator obat Hongaria memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca Inggris dan vaksin Sputnik V dari Rusia, ketika Budapest berupaya mencabut langkah penguncian Covid-19 guna meningkatkan perekonomian.

Badan Medis Eropa (EMA) belum merestui vaksin AstraZeneca ataupun Sputnik V.

“Saya merasa sangat senang untuk mengumumkan bahwa kami telah menandatangani sebuah kontrak hari ini, di mana Hongaria dapat membeli jumlah besar vaksin Rusia dalam tiga tahap,” tutur Szijjarto.

Menurutnya, ini akan memungkinkan Hongaria untuk segera mencabut pembatasan Covid-19.

EMA diharapkan dapat menetapkan vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca-Universitas Oxford pada 29 Januari.

Para ilmuwan menyatakan keprihatinan tentang kecepatan Moskow meluncurkan vaksin buatannya, memberi lampu hijau untuk vaksin di dalam negeri dan memulai vaksinasi massal sebelum uji klinis komprehensif untuk menguji keamanan dan keampuhan vaksin rampung.

Moskow mengklaim bahwa vaksin Sputnik V buatannya 92 persen ampuh melindungi masyarakat dari Covid-19 berdasarkan hasil uji sementara, tetapi belum ada data lengkap uji klinis yang dirilis.

Rusia pada Rabu mengajukan pendaftaran vaksin Sputnik V di Uni Eropa sebelum peninjauan EMA bulan depan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Pascagencatan Senjata, Hamas Akan Tetap Waspada
apahbaar.com

Internasional

Viral, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat dan Duduk di Sayap
apahabar.com

Internasional

Gelombang Ketiga Covid-19 di AS, 8 Hari Tembus 1 Juta Kasus
apahabar.com

Internasional

Pipa Gas di Irak Meledak, 2 Tewas dan 51 Lainnya Terluka

Internasional

Israel Kembali Gempur Gaza, Jalan hingga Gardu Rusak
apahabar.com

Internasional

Belajar dari Ledakan di Lebanon, Mengapa ‘Bahan Pupuk’ Ini Bisa Begitu Berbahaya
apahabar.com

Internasional

Ngeri, Bocah di Ukraina Dimutilasi 2 Anjing Gembala Jerman Saat Rayakan Ultah Kedua, Alat Kelamin Dirobek-robek

Internasional

Terapkan Sistem ‘Uji dan Lacak’, Irlandia Kewalahan Lonjakan Kasus Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com