Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

PPKM Bakal Diberlakukan, Polda Kalsel Beri Catatan untuk Pemprov

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 21:41 WIB

PPKM Bakal Diberlakukan, Polda Kalsel Beri Catatan untuk Pemprov

Operasi Yustisi yang dilakukan Personel Polda Kalsel bersama Satpol PP. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepastian Kalsel menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) segera diputuskan pemprov malam ini.

Polda Kalsel juga sudah bersiap untuk me-backup pelaksanaan PPKM ini. Setiap personel Polres di 13 kabupaten/kota bakal diterjunkan. Totalnya sekitar 780 personel.

Polda Kalsel menaruh harapan besar agar PPKM ini punya Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukumnya.

Mengingat, selama ini yang digunakan sebagai landasan hanya peraturan gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Panduan Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman Covid-19.

Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Noor Subchan, berpendapat tak adanya Perda sebagai payung hukum dikhawatirkan bakal jadi problem dalam pelaksanaan PPKM.

“Problem kita Provinsi Kalsel belum punya Perda terkait PPKM ini,” ujar Subchan.

Mengingat, melihat dari hasil operasi yustisi, masih banyak masyarakat yang kurang taat. Sementara sanksi yang diberikan sekolah tak memberikan efek jera.

“Ini kan orang tidak takut dengan Covid-19. Sama polisi sama satpol kadang juga hanya sekadarnya saja,” ujar Subchan, Minggu (10/1).

Menurut Subchan, adanya Perda ini penting dalam pelaksanaan PPKM. Tujuannya bukan untuk dijadikan senjata. Tapi lebih kepada agar masyarakat taat.

“Fungsi Perda bukan kita mencari orang yang salah, tapi kita mencari pola orang itu takut akan dia tertular bila melanggar,” ujarnya.

“Kalau kita sudah sosialisasi 7 bulan tapi dikatakan penegakan hukum, nggak kuat aturannya. Kalau kita punya payung hukum yang kuat kan lebih bagus,” tukasnya.

Diketahui 7 bulan sosialisasi dan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan Covid-19 dilakukan Polda Kalsel.

Petantang petenteng bawa papan imbauan, negur sana sini, teriak-teriak pakai pengeras suara, hingga beri sanksi bagi warga yang bandel sudah saban hari dilakukan.

Tugas inilah yang dijalankan personel Polda Kalsel. Dengan harapan masyarakat mau mengerti tentunya. Bahwa Covid-19 itu virus mengerikan, berbahaya dan menular. Bisa membunuh manusia.

Saban hari, ada ratusan orang di wilayah Banjarmasin yang terjaring. Paling banyak karena tak pakai masker.

Sebut saja pada Jumat (8/1) lalu, hanya dalam kurun waktu 3 jam ada 168 warga yang terjaring. Rinciannya 98 disanksi ditegur lisan, 70 teguran tertulis. Sementara sanksi denda ditiadakan.

Maklum kondisi ekonomi sedang payah. Terlalu kejam kiranya jika itu dijatuhkan. Selain diberi teguran, si pelanggar juga dikasih masker.

Seolah tak jera, hari ini tadi Minggu (10/1), operasi yustisi yang digelar Polda Kalsel bersama Satpol PP itu kembali menjaring sejumlah warga.

Waktunya masih sama dari pukul 10.00-13.00 Wita. Hasilnya, lebih banyak dari Jumat lalu. Ada 201 pelanggar. Rinciannya disanksi teguran lisan 110, dan tertulis 91.

Jika dilihat, pelanggaran ini tak ada habisnya. Selalu ada warga yang lalai akan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

KPID

Kalsel

KPID Kalsel Minta Lembaga Penyiaran Taat Aturan di Masa Tenang
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tak Siap Jika Diserang Covid-19 Gelombang Kedua
apahabar.com

Kalsel

Mengenal Lebih Dekat Kai Penjelajah, Sosok Panutan Relawan Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kepala SPN Polda Kalsel Resmi Buka Pelatihan Revolusi Mental
apahabar.com

Kalsel

Sensus Penduduk 2020 Secara Online, BPS Terjunkan Ribuan Relawan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kebakaran Meluas, Intip Inisiatif Koramil Banjarmasin Barat dan Kalsel Peduli
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Banjarmasin Melonjak, Ratusan Warga Terjaring Razia Masker
Covid-19

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh Bertambah 33 Orang, Simpang Empat Terbanyak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com