Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

PPKM Kalsel, Pembelajaran Tatap Muka di Tabalong Lanjut

- Apahabar.com Senin, 11 Januari 2021 - 18:07 WIB

PPKM Kalsel, Pembelajaran Tatap Muka di Tabalong Lanjut

Ilustrasi belajar tatap muka. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalsel, pembelajaran tatap muka secara terbatas di Tabalong tetap dilanjutkan.

Langkah yang siap dilakukan hasil keputusan rapat yang digelar Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Wakil Bupati H Mawardi dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (11/1) sore di Aula Tanjung Puri.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie mengatakan, menindaklanjuti edaran PPKM Gubernur Kalimantan Selatan, pihaknya pun menggelar rapat terbatas yang dipimpin Bupati dan Wakil Bupati.

“Kabupaten Tabalong siap melaksanakan PPKM, tapi dengan cara pendekatan sendiri. Menyesuaikan dengan kondisi yang ada di Tabalong, ” ujarnya usai mengikuti rapat.

Diungkapkan Taufiq, dalam rapat terbatas itu di antaranya dibahas soal pembelajaran tatap muka yang diputuskan tetap dilanjutkan untuk sekolah yang sudah mengantongi izin.

“Evaluasi kami pembelajaran tatap muka tetap dilanjutkan. Ini terbukti dari evaluasi Disdik Tabalong selama 1 minggu tidak ada dampak pada siswa atau guru, ” jelas Taufiq.

Meski demikian, untuk melebar memberikan izin kepada sekolah lain, Pemkab Tabalong masih memperhitungkan, karena instruksi PPKM ini hanya tanggal 11 sampai 25 Januari 2021.

“Untuk rekomendasi dan izin baru kami tahan dulu, jadi yang jalan hanya sekolah mendapat izin sebelumnya,” kata Taufiq.

Dikemukakan Taufiq, sebenarnya PPKM ini ditujukan kepada Jawa dan Bali. Namun karena Gubernur ada alasan tingkat kematian cukup tinggi, maka dilaksanakan di Kalsel.

Walau demikian, Tabalong tetap akan melakukan pembatasan-pembatasan seperti acara perkawinan, pendidikan dan lainnya, termasuk pegawai juga dibatasi tapi yang kondisi sakit dan batasan umur.

“Saat ini kami sedang merumuskan kriteria-kriterianya, jika sudah diputuskan maka akan dilakukan pembatasan-pembatasan. Pastinya tidak sama persis dengan yang dilakukan Gubernur. Melainkan melihat kondisi yang ada di Tabalong, ” pungkasnya.

PPKM

Pemkab Tabalong menggelar rapat terbatas membahas Instruksi PPKM. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banua Bersholawat Bebas Dari Muatan Politik
apahabar.com

Kalsel

Melawan Corona, Pejuang Mulia Bantu Anak Yatim Banjarmasin

Kalsel

Kebakaran Pasar Batuah Banjarmasin Renggut Nyawa, Satu Koma
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Batola: 1 Kasus Positif Termasuk Klaster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Operasi Zebra Intan di Kotabaru, Pengendara di Bawah Umur Jadi Target
apahabar.com

Kalsel

Sederet Alasan Sungai Miai Jadi Zona Merah, PNS Wafat hingga Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Mengenang Jejak Sultan Suriansyah Lewat Tradisi Maturi Dahar dan Jamasan
apahabar.com

Kalsel

Dalam Aksi Curanmor, Uji Tembak Hanya Bermodal Tipu-tipu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com