Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

Respon Cepat Kasus Kekerasan Anak, Komnas PA Ganjar Polres Kapuas Penghargaan

- Apahabar.com Jumat, 8 Januari 2021 - 14:52 WIB

Respon Cepat Kasus Kekerasan Anak, Komnas PA Ganjar Polres Kapuas Penghargaan

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti. Foto-Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan penghargaan kepada Polres Kapuas, Kalteng, atas kinerjanya dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap anak di daerah setempat.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait kepada Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti di Mapolres Kapuas, Jumat (8/1).

Penyerahan penghargaan juga disaksikan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Kajari Kapuas Arif Raharjo dan para pejabat utama Polres Kapuas serta para kapolsek jajaran Polres Kapuas.

Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait mengatakan, pihaknya mengapresiasi Polres Kapuas yang merespon cepat atas terjadinya kasus-kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum setempat.

“Tadi dipaparkan oleh Kapolres Kapuas bahwa pihaknya merespon cepat 1 kali 24 jam menangkap pelaku pelanggaran terhadap hak anak. Itulah penghargaan yang kami berikan, semoga hal ini juga bisa diikuti oleh jajaran polres-polres lainnya,” katanya.

Dijelaskan Aris, secara nasional sampai akhir tahun 2020 kasus pelanggaran hak anak di dominasi 52 persen adalah kejahatan seksual.

“Ini sungguh miris. Bahkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bahwa hampir sepuluh ribu mereka menerima pelaporan selama pandemi Covid-19, 56,7 persen juga didominsi oleh kejahatan seksual,” sebut Aris.

Sementara itu Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti menyampaikan terima kasih kepada Komnas PA atas penghargaan yang diberikan.

“Semoga ini bisa memberikan motivasi kepada kami kedepan untuk lebih intens lagi bersama pemerintah daerah untuk melindungi anak-anak sehingga kasus-kasus terhadap anak semakin hari bisa berkurang,” katanya.

Dijelaskan Manang Soebeti bahwa selama tahun 2020 Polres Kapuas menangani 17 kasus kekerasan terhadap anak dengan jumlah tersangka 17 orang dan diantara mereka ada yang sudah dewasa dan anak-anak.

“Korbannya ada 30 orang, tapi yang menjadi ada saksinya sekitar 16 orang dan sisanya tidak bisa dimintai keterangan dan juga tidak memberikan laporan,” katanya.

Menurut Manang bahwa kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kapuas didominasi oleh kekerasan seksual dari keluarga dekat, tetangga dan orang-orang yang memang sudah dikenal sebelumnya.

“Jadi, motifnya yang paling banyak adalah motif ekonomi dengan iming-iming atau pun imbalan sesuatu terhadap anak tersebut. Ada juga yang melalui paksaan yang dilakukan oleh paman dari korban tersebut,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jalan Nasional di Banjarmasin Dilimpahkan ke Pemkot, Simak Daftarnya
apahabar.com

Kalsel

Intip Keadaan Bayi yang Lahir 17 Agustus di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Pemuda Tanggung di Banjar Kepergok Bawa Sabu
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Memprihatinkan Rumah Nenek Sabariah, Dewan Banjarmasin Miris
Amplop

Kalsel

Viral Aksi Bagi-Bagi Amplop Terciduk di HST, Bawaslu Tunggu Laporan Warga
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tanah Laut Mulai Terungkap
apahabar.com

Kalsel

Bikin Haru, Taruna-Taruni Asal Kotabaru Ini Hanya Anak Penjahit dan Buruh
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru, 329 Terpapar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com