Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Ribut-Ribut Soal Harga Cabai di Kalsel Naik, Tabalong Justru Turun

- Apahabar.com Selasa, 5 Januari 2021 - 22:53 WIB

Ribut-Ribut Soal Harga Cabai di Kalsel Naik, Tabalong Justru Turun

Seorang penjual cabai sedang menunggu pembeli. Foto-net

apahabar.com, TANJUNG – Berbeda dengan sejumlah wilayah di Kalsel, Kabupaten Tabalong justru tak mengalami kenaikan harga bahan pokok (bapok) atau pangan lainnya.

Hingga saat ini harga barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya di Pasar Tanjung, Tabalong, Kalsel masih stabil.

Untuk beras, gula pasir, minyak, daging sapi dan ayam serta ikan masih terpantau stabil. Sementara untuk cabe, telor ayam ras justru mengalami penurunan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabalong, Husin Ansari mengatakan, untuk beras lokal medium jenis Sihirang seharga Rp 9.125, Siam Pandak Rp 11.000 perkilogramnya.

Harga Cabai Meroket, Pendapatan Pemilik Warung Makan di Banjarmasin Berkurang

Sedangkan lokal premium jenis unus mutiara seharga Rp 13.000, unus lantik Rp 12.000, karang dukuh Rp 11.250 perkilogramnya.

Untuk beras kemasan medium jenis beras kita Rp 9.400, premium mayori Rp 12.150 perkilogramnya. Sedangkan beras kategori khusus jenis unus mayang Rp 14.250.

Cabai

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, Husin Ansari. Foto – apahabar.com/Muhammad Al-Amin.

“Bila dibandingkan harga beras pertanggal 30 Desember 2020, masih sama atau tidak ada mengalami kenaikan maupun penurunan,” jelas Husin, Selasa (5/1).

Husin menambahkan untuk gula putih perkilogramnya Rp 13.000, minyak guring antara Rp 13.000 sampai Rp 15.000 tergantung jenisnya.

Daging sapi Rp 137.500 perkilogramnya, daging ayam ras Rp 36.500 perekor, ayam kampung Rp 85.000 perekornya.

Harga Cabai di Kalsel Meroket, Simak Penyebabnya

Sementara itu, telor ayam ras minggu lalu seharga Rp 28.000 turun seribu rupiah menjadi Rp 27.000 perkilogramnya.

Sedangkan telor ayam kampung masih tetap diharga Rp 2.250 perbutir.

Yang menarik, saat harga cabai di sejumlah daerah di Kalsel naik, justru di Tabalong terjadi penurunan harga.

Misalnya cabe merah biasa yang tadinya Rp 75.000, turun lima ribu rupiah diharga Rp 70.000 perkilogramnya.

Sementara itu cabe merah kriting tetap diharga Rp 70.000, cabe rawit merah turun sepuluh ribu rupiah dari tadinya Rp 95.000 menjadi Rp 85.000, cabe rawit hijau dari Rp 77.500 menjadi Rp 75.000 perkilogramnya.

Harga Cabai di Kapuas Ikutan Meroket

“Kenaikan (hanya) terjadi di cabe rawit tiung, yang tadinya Rp 52.500 naik menjadi Rp 55.000 perkilogramnya. Begitu pula dengan kol atau kubis naik menjadi Rp 15.500 dari sebelumnya Rp 14.500,” ungkap Husin.

Ujar Husin lagi, untuk bawang merah turun seribu rupiah, yang tadinya Rp 30.000 menjadi Rp 29.000.

“Untuk kacang kedelai impor harganya Rp 12.000 dan lokal Rp 10.000 atau masih sama dengan harga minggu lalu. Data harga ini pertanggal 4 Januari 2021, ” pungkas Husin.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pedagang HSU Dilarang Jualan di Tabalong, Wakil Rakyat Ngadu ke Rumah Banjar
apahabar.com

Kalsel

Debat Pilkada Tanbu, Tiga Kandidat Adu Gagasan
Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

Kalsel

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Tak Masuk APBD Murni, Pilkada 2020 Kabupaten Banjar Hambar
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Jemaah Haji Asal Tapin Wafat Saat Menuju Tanah Air
paman Birin

Kalsel

90 Menit Dipanggil Bawaslu, Paman Birin Hemat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Disdukcapil Bakal Terapkan Tanda Tangan Digital
apahabar.com

Kalsel

Penderita ISPA di Batola Berpotensi Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com