Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Santri Al Ihsan yang Tenggelam Belum Ditemukan, Keluarga dari Tangerang Ikut Proses Pencarian

- Apahabar.com Sabtu, 2 Januari 2021 - 19:28 WIB

Santri Al Ihsan yang Tenggelam Belum Ditemukan, Keluarga dari Tangerang Ikut Proses Pencarian

Proses pencarian korban tenggelam terus dilakukan hingga Sabtu (2/1). Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Santri Pondok Pesantren Al-Ihsan, Seberang Masjid, yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, pada Jumat (1/1) kemarin, belum ditemukan.

Pencarian korban bernama Afrizal Ahmat Bhahari (15) terus dilakukan hingga Sabtu (2/1).

Terhitung 25 jam lebih, petugas menyisir hingga 5 kilometer dari lokasi hilangnya korban.

Bahkan, keluarga korban dari Tangerang turut datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Mulai dari ayah, Ibu serta saudaranya.

Namun nasib tak kunjung berpihak kepada petugas gabungan dan keluarga tersebut.

“Pihak keluarga datang, tapi sampai dengan saat ini masih belum ditemukan,” ujar Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel, Ahmadi.

Ia mengatakan proses pencarian terkendala oleh derasnya dan keruhnya arus sungai, dan Sungai Martapura yang teramat luas.

Namun, dia menyampaikan proses pencarian akan lebih mudah jika air dalam kondisi pasang.

“Perkiraan kita korban ini ditemukan di bawah Jembatan Merdeka. Tapi jangan sampai ke Sungai Barito karena pengalaman dulu korban jatuh di Jembatan Banua Anyar tapi ditemukan di daerah Basirih,” imbuhnya.

Dia menjelaskan setiap 6 jam sekali, petugas melakukan penyisiran. Ini dilakukan hingga 36 jam lamanya. Cara ini dinilai efektif dan bisa menghemat tenaga dan biaya.

“Mudahan mudahan tidak sampai hari esok (3/1),” pungkasnya.

Sejumlah ambulans juga sudah siaga di Jalan Seberang Masjid, sehingga jika korban ditemukan bisa langsung diantar menggunakan kendaraan itu ke rumah sakit atau ke rumah keluarganya.

“Semua yang mengevakuasi harus menggunakan protokol kesehatan alat pelindung diri (APD),” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

USBN Syarat Wajib Kelulusan, Nissa Tidak Merasa Kesulitan
apahabar.com

Kalsel

Putus Mata Rantai Covid-19, Bhabinkamtibmas Polres HST Galang Sinergi
apahabar.com

Kalsel

Angka Pernikahan Dini Kaltim-Kalsel Masih Tinggi, Malu Tidak Laku?
apahabar.com

Kalsel

Semakin Mesra, Polda Kalsel Berikan Layanan SIM Gratis pada Prajurit TNI
apahabar.com

Kalsel

KSOP Kelas 1 Banjarmasin Periksa Kelayakan Berlayar KM Niki Barokah
apahabar.com

Kalsel

Gugus Tugas Covid-19 Dihapus, Banjarmasin Belum Bentuk Tim Baru
apahabar.com

Kalsel

Perangi Covid-19, Pemburu Berita di Kotabaru ‘Disawer’ Masker
Isu Perusakan Masjid di Minahasa Utara, Warga Banjarmasin Diminta Tak Terpancing

Kalsel

Isu Perusakan Masjid di Minahasa Utara, Warga Banjarmasin Diminta Tak Terpancing
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com