Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Sayonara AFC Cup 2021, Persipura Bubar, Simak Alasan Menohok Ketum Mutiara Hitam

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 08:46 WIB

Sayonara AFC Cup 2021, Persipura Bubar, Simak Alasan Menohok Ketum Mutiara Hitam

Persipura bubar usai mengalami krisis finansial dan tak ada kepastian Liga 1 digelar. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Persipura Jayapura secara resmi bubar, terhitung Rabu (6/1) kemarin.

Kabar mengejutkan itu disampaikan langsung Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano melalui akun resmi Instagram @persipurapapua1963.

Dia menyebutkan alasan pembubaran karena tim Mutiara Hitam mengalami krisis finansial.

Kondisi ini tidak terlepas dari keputusan sponsor utama Persipura, Bank Papua, yang menarik dukungan.

Sikap itu diambil dengan alasan karena ketidakjelasan lanjutan kompetisi Shoppee Liga 1.

“Hari ini, Rabu 6 Januari 2021, kami putuskan Persipura hentikan seluruh aktivitas. Situasi finansial semakin sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih, dan seluruh ofisial. Hal ini karena Bank Papua sudah memastikan bahwa mereka tidak dapat membayarkan sisa kontrak (senilai) Rp 5 miliar,” ucap Ketum Persipura, Benhur Tomi Mano dalam postingan tersebut.

Terhitung sejak kompetisi terhenti Maret lalu, kata dia, Persipura Jayapura hanya disokong PT Freeport, Kuku Bima, dan anggaran dari manajemen.

View this post on Instagram

A post shared by Persipura Papua 1963 (@persipurapapua1963)

“Walaupun kompetisi tidak berjalan, tetapi kami tetap membayar gaji seluruh pemain, pelatih, dan ofisial,” katanya.

Padahal Persipura mendapat slot untuk mewakili Indonesia di Piala AFC 2021.

Namun dengan bubarnya klub berjuluk Mutiara Hitam itu, maka otomatis Boas Salossa dkk kehilangan hak tampil di Asia.

“Kami sangat menyayangkan situasi ini, padahal kami punya kesempatan untuk berlaga di AFC Cup 2021. Kami tidak mungkin memaksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial,” tegasnya.

Dia mengaku kaget dengan kepastian Bank Papua yang tidak bersedia membayar sisa kontrak.

Padahal sebelumnya, tambah dia, Komisaris Utama akan tetap memberikan dana pembinaan pemain Persipura meskipun kompetisi tak berjalan.

“Tapi ternyata tidak bisa dibayarkan,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura itu.

Persipura merasa digantung oleh Bank Papua. Pihak klub sudah sejak lama meminta kejelasan terkait pendanaan sponsor, namun malah mendadak mengambil keputusan penghentian kerjasama.

“Kami sebenarnya sudah beberapa kali meminta kejelasan dan kepastian dari Bank Papua, tetapi baru hari ini mereka nyatakan tidak membayar. Seandainya sejak awal disampaikan mungkin kita akan mencari jalan lain sebagai solusi. Jadi selama ini kita digantung-gantung terus untuk sesuatu yang ternyata tidak jelas, kita di PHP berbulan-bulan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Awal Tahun Mantap Manchester United, Tekuk Aston Villa Samai Poin Liverpool
apahabar.com

Sport

Jadwal Bola Live Liga Inggris Pekan ke-5: Everton Vs Liverpool, City Vs Arsenal, Newcastle vs MU!

Sport

Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara!
apahabar.com

Sport

Eks Pemain Geram, Barito Main Jelek

Sport

SEA Games 2019: Indonesia Berpeluang Dulang 8 Emas di Hari Ketujuh
apahabar.com

Sport

Mundur Sebagai Test Rider Ducati, Stoner Punya Alasan
apahabar.com

Sport

Resmi ke Barito, Sackie Teah Doe Pasang Target
apahabar.com

Sport

Jelang Piala Presiden, Barito Putera Latihan Perdana Sore Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com