Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan Cerai dengan Adaro, Pama Gerak Cepat Antisipasi Gelombang PHK Massal

Selama 10 Tahun Ini, Indonesia Didominasi Penduduk Laki-laki

- Apahabar.com Jumat, 22 Januari 2021 - 13:01 WIB

Selama 10 Tahun Ini, Indonesia Didominasi Penduduk Laki-laki

Dalam 10 tahun terakhir, jumlah pertumbuhan penduduk Indonesia didominasi laki-laki. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia mengalami peningkatan penduduk hingga 30 juta orang. Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terpadat di dunia. Bahkan sudah menduduki peringkat keempat di dunia.

Berdasarkan Sensus Penduduk yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir 2020, Indonesia mengalami penambahan penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa selama 10 tahun terakhir.

Jumlah penduduk hasil Sensus Penduduk 2020 adalah 270,20 juta jiwa. Sedangkan Sensus Penduduk 2010 sebanyak 237,63 juta jiwa.

Ternyata peningkatan jumlah penduduk Indonesia didominasi laki-laki sebanyak 135,66 juta orang atau 50,58 persen. Sedangkan perempuan sebanyak 49,42 persen atau 133,54 juta jiwa.

“Setidaknya dalam 30 tahun terakhir sejak 1990, sex ratio meningkat dari 97 per tahun 1971 menjadi 102 per tahun 2020,” jelas Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, seperti dilansir Tirto, Jumat (22/1).

Tren rasio jenis kelamin memang terus mengarah kepada jumlah laki-laki yang lebih besar dari perempuan. Bahkan sejak sensus pertama dilakukan pertengahan 1971.

Sensus Penduduk 1971, misalnya. Rasio jenis kelamin hanya 97, lalu bergeser menjadi 99 dalam sepuluh tahun kemudian.

Lantas dalam Sensus Penduduk 2000, rasio bergeser menjadi lebih banyak laki-laki dengan angka 101.

Sama seperti data sebelumnya, penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa sebanyak 56,10 persen atau 151,59 juta jiwa.

Sedangkan wilayah paling sedikit berpenduduk adalah Maluku dan Papua sebanyak 3,17 persen atau 8,6 juta jiwa.

Sementara provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kalimantan Utara dengan 700 ribu jiwa.

Khusus di Pulau Jawa, konsentrasi penduduk paling banyak berada di Jawa Barat yang berjumlah 48,27 juta jiwa, kemudian Jawa Timur 40,67 juta jiwa dan Jawa Tengah 36,52 juta jiwa.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Dini Hari, Wamena Papua Diguncang Gempa Bumi Dangkal M 5,1
apahabar.com

Nasional

Efek Corona: Giliran Yamaha-Honda Setop Produksi di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pembantaian Salat Jumat di New Zealand, Jokowi : Mengutuk Aksi Penembakan
apahabar.com

Nasional

Finalis Puteri Indonesia Gak Hafal Pancasila, Begini Akibatnya
apahabar.com

Nasional

Chairawan: Tim Mawar Sudah Bubar
apahabar.com

Nasional

Soal Tagar #IndonesiaCallsObserver, KPU Nyatakan Sudah Undang 33 Negara
apahabar.com

Nasional

KPU Gelar Rapat Validasi Surat Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Tolak Seruan Jihad ke Papua, NU Jayapura: Serahkan Aparat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com