Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Semua Wajib Tahu! Maklumat Baru Kapolri Soal Larangan FPI

- Apahabar.com Jumat, 1 Januari 2021 - 14:42 WIB

Semua Wajib Tahu! Maklumat Baru Kapolri Soal Larangan FPI

Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat baru tentang kepatuhan terhadap larangan kegiatan, hingga atribut FPI. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Jenderal Idham Azis resmi mengeluarkan maklumat baru usai Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan pemerintah.

Maklumat bernomor Mak/1/1/2021 berisi tentang kepatuhan terhadap larangan kegiatan, penggunaan simbol, serta atribut yang berhubungan dengan FPI.

Maklumat dikeluarkan dan ditandatangani mantan kapolda Metro Jaya itu pada hari ini, Jumat 1 Januari 2021 atau beberapa hari setelah Menko Polhukam Mahfud Md mengumumkan pelarangan FPI.

“Benar (maklumat terbaru,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan, seperti dilansir Jpnn.com.

Maklumat dikeluarkan guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan masyarakat pasca-terbitnya surat keputusan bersama (SKB) enam menteri/kepala lembaga pelarangan FPI beraktivitas sebagai ormas.

Dalam maklumatnya, kapolri meminta masyarakat untuk tak terlibat baik secara langsung, atau tidak langsung dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan FPI.

Kapolri mengimbau masyarakat segera melapor jika masih mendapati kegiatan, simbol, atau atribut FPI.

“Lapor kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan, simbol, atribut FPI, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” kata kapolri, dalam maklumat itu.

Selain itu, Idham juga meminta Satpol PP dengan dukungan TNI-Polri melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terpasang, simbol, atau pun atribut FPI.

Lebih jauh, masyarakat diminta tidak mengakses, mengunggah dan menyebarkan konten terkait FPI baik melalui media sosial atau website.

“Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maupun diskresi kepolisian,” kata kapolri.

Sebagai pengingat, pemerintah membubarkan FPI melalui SKB enam pejabat tinggi negara pada Rabu (30/12).

Keenamnya adakah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Kemudian, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala Badan Nasional, dan Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafly Amar.

SKB itu dengan nomor 220-4780 Tahun 2020, Nomor M.HH-14.HH.05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII/2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu

Nasional

Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu

Nasional

@KetumProdem Terkejut Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi Pukul 04.00 Subuh
apahabar.com

Nasional

Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Pastikan Insentif Bagi Industri Media
apahabar.com

Nasional

25 Tahun Telkomsel: Memaknai Konsistensi Melayani Negeri
apahabar.com

Nasional

Viral Tanker Banjarmasin-Balikpapan Terombang-ambing di Laut Lepas, Intip Penjelasan Pertamina
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan 92 Tersangka Kerusuhan Papua
apahabar.com

Nasional

Golongan Darah A Pengaruhi Keparahan Infeksi Covid-19, Cek Faktanya
JMSI

Nasional

JMSI Dorong Wartawan Jadi Prioritas Vaksin Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com