Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura

- Apahabar.com     Minggu, 24 Januari 2021 - 10:52 WITA

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura

Polisi saat menyelidiki rumah korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik, di Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/1). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Seorang pria bernama A Abdullah (44) warga Antasan Senor, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel meninggal dunia akibat tersetrum.

Peristiwa ini terjadi di rumahnya, saat korban ingin mencek kondisi banjir di rumahnya, Jumat (23/1) petang.

Korban tersebut diketahui merupakan anggota relawan salah satu emergency di Kabupaten Banjar.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda Samsul Bahri mengatakan, sekitar pukul 16.00 Wita, korban mencek rumah dan berencana mau membersihkannya, sebab kondisi banjir berangsur mulai surut.

Di dalam rumahnya, kata Kapolsek, ketinggian air masih sekitar 20 cm dari lantai rumah korban.

“Sekitar pukul 17.00 Wita, tetangga mendengar korban terjatuh dan teriakan minta tolong, kemudian melihat korban sudah dalam posisi telungkup,” kata Kapolsek Martapura Timur.

Kapolsek melanjutkan, warga sekitar menduga korban tersengat arus listrik. Sehingga saat warga mengetahui peristiwa ini, langsung mematikan KWH pada rumah korban.

“Sekitar pukul 17.15 Wita korban dibawa ke RSUD Ratu Zaleha Martapura. Kondisi korban waktu itu pingsan. Masih bernapas,” jelas Ipda Samsul Bahri.

Kemudian jelas Kapolsek, sekitar pukul 17.45 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Ratu Zaleha Martapura, dan selanjutnya korban dibawa ke rumah saudaranya untuk disemayamkan.

Diketahui, korban meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak yang masing-masing berumur 9 dan 15 tahun.

Kapolsek Martapura Timur mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dengan arus listrik saat banjir.

“Kalau perlu KWH di-off dulu jika rumah masih terendam banjir. Utamakan keselamatan dengan tetap berhati-hati,” imbau Kapolsek Martapura Timur.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pengamat Dorong Wali Kota Bina Manusia Badut di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ombudsman Sarankan ULM Bentuk Tim Peneliti Penyebab Ambruknya Plafon GSG

Kalsel

Ratusan Prajurit TNI di Tabalong Divaksin Covid-19
IJTI Kalsel

Kalsel

Ganti Kresek Pakai Bakul, IJTI Kalsel Berbagai Daging Kurban di Masa Pandemi
banjir kalsel

Kalsel

Sistem Buka Tutup, Akses Jalan Ahmad Yani Gunung Raja Tala Bisa Dilalui
apahabar.com

Kalsel

Tugu Paringin, Wadah Santai Masyarakat

Kalsel

VIDEO: Bea Cukai Bongkar Industri Rumahan Miras di Sungai Lulut !
Covid-19

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh Bertambah 33 Orang, Simpang Empat Terbanyak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com