Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan Cerai dengan Adaro, Pama Gerak Cepat Antisipasi Gelombang PHK Massal

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura

- Apahabar.com Minggu, 24 Januari 2021 - 10:52 WIB

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura

Polisi saat menyelidiki rumah korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik, di Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/1). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Seorang pria bernama A Abdullah (44) warga Antasan Senor, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel meninggal dunia akibat tersetrum.

Peristiwa ini terjadi di rumahnya, saat korban ingin mencek kondisi banjir di rumahnya, Jumat (23/1) petang.

Korban tersebut diketahui merupakan anggota relawan salah satu emergency di Kabupaten Banjar.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda Samsul Bahri mengatakan, sekitar pukul 16.00 Wita, korban mencek rumah dan berencana mau membersihkannya, sebab kondisi banjir berangsur mulai surut.

Di dalam rumahnya, kata Kapolsek, ketinggian air masih sekitar 20 cm dari lantai rumah korban.

“Sekitar pukul 17.00 Wita, tetangga mendengar korban terjatuh dan teriakan minta tolong, kemudian melihat korban sudah dalam posisi telungkup,” kata Kapolsek Martapura Timur.

Kapolsek melanjutkan, warga sekitar menduga korban tersengat arus listrik. Sehingga saat warga mengetahui peristiwa ini, langsung mematikan KWH pada rumah korban.

“Sekitar pukul 17.15 Wita korban dibawa ke RSUD Ratu Zaleha Martapura. Kondisi korban waktu itu pingsan. Masih bernapas,” jelas Ipda Samsul Bahri.

Kemudian jelas Kapolsek, sekitar pukul 17.45 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Ratu Zaleha Martapura, dan selanjutnya korban dibawa ke rumah saudaranya untuk disemayamkan.

Diketahui, korban meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak yang masing-masing berumur 9 dan 15 tahun.

Kapolsek Martapura Timur mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dengan arus listrik saat banjir.

“Kalau perlu KWH di-off dulu jika rumah masih terendam banjir. Utamakan keselamatan dengan tetap berhati-hati,” imbau Kapolsek Martapura Timur.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjir Kalsel

Kalsel

Hutan Kalsel Berkurang, Banjir Menerjang
apahabar.com

Kalsel

TNI AL Kotabaru Kembali Ingatkan Nelayan Melengkapi Alat Keselamatan
apahabar.com

Kalsel

Kala Sertu Alinis Bantu Warga Binaan, TNI Terlihat Semakin Dekat dengan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Verifikasi Berkas Dukung Paslon Perseorangan, Polisi Kotabaru Waspada
apahabar.com

Kalsel

Jual Ratusan Botol Miras Ilegal, Pria di Amuntai Diciduk
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar 3 Kali Terima Penghargaan SAKIP
Polda Kalsel

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Deklarasi Pilkada Damai dan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan
apahabar.com

Kalsel

Karhutla, BPBD Tapin Warning Perusahaan Sawit dan Tambang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com