BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Sepanjang Sejarah Baru Kali Ini Malam Tahun Baru di Pantai Batakan dan Takisung Berbeda

- Apahabar.com Jumat, 1 Januari 2021 - 00:15 WIB

Sepanjang Sejarah Baru Kali Ini Malam Tahun Baru di Pantai Batakan dan Takisung Berbeda

Kawasan Pantai Batakan Kabupaten Tanah Laut, sepi pengunjung, Kamis (31/12) malam. Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Sepanjang sejarah, baru kali ini kawasan Pantai Batakan dan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, sepi pengunjung.

Biasanya di saat malam pergantian tahun kawasan wisata pantai ini, selalu ramai.

Banyak warga dari penjuru Kalimantan Selatan merayakan malam pergantian tahun di pantai.

Bahkan, pedagang juga ramai menggelar dagangannya.

Warga Batakan Ani Setiawan mengatakan, sepinya pengunjung tidak lepas adanya himbauan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Warga dilarang merayakan malam pergantian tahun dan mendirikan tenda di kawasan pantai.

“Pantai akan buka dari pagi dan akan tutup pada jam 5 sore,” katanya kepada apahabar.com, Kamis (31/12) malam.

Hal itu sesuai surat edaran bupati Tanah Laut, mengingat wabah Covid-19 masih sangat tinggi di Bumi Tuntung Pandang.

“Pantai malam ini benar-benar sepi. Tidak ada pengunjung luar dan tidak ada satupun yang menginap di sini. Kecuali aparat keamanan,” sebut Ani Setiawan kepada apahabar.com, Kamis (31/12) malam.

Jika normal seperti tahun-tahun lalu banyak pengunjung wisata yang menginap bahkan ada yang mendirikan tenda di sepanjang pantai.

“Tapi sekarang sangat sepi yang ada hanya lampu-lampu tenda yang menerangi. Penghuninya kosong,” ungkapnya.

Sore tadi, kata dia, Camat, Polsek dan Satpol PP melakukan patroli dan menghimbau kepada pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan dan tidak menginap.

Mereka juga mengingat cuaca kurang bersahabat.

“Angin sangat kencang belum lagi hujan lebat gekombang laut besar,” katanya.

Hal yang sama juga terjadi di pantai Takisung. Pengunjung sepi menjelang tengah malam.

Setelah sore sempat ramai mencapai puluhan pengunjung, namun kini sepi.
“Saat malam sudah sunyi tidak ada warga yang nginap. Yang ada aparat, BPBD, Polres dan Satpol PP berjaga-jaga,” tutur Firman, salah satu warga.

Aparat memberikan himbauan kepada masyarakat dan pengunjung wisata, agar waspada terhadap covid-19 dan gelombang laut yang tinggi mencapai 1,5 meter.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Tanbu, Kapolda Kalsel Ungkap 5 Strategi Penanganan Covid-19
Soliditas

Kalsel

Lapor ke Menpan RB, Bupati Tabalong Ungkap Soliditas Tiga Pilar Tangani Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Tidak Pakai Masker, Tiga Warga di Tabalong Disuruh Putar Balik
apahabar.com

Kalsel

Media Grup Serahkan 27 Koli APD ke RS AU Lanud Sjamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Sempat Panas, Jalan Sungai Puting Tapin Akhirnya Batal Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Imbau Warga Kalsel Terkait Corona, Lutfi: Jangan Panik

Kalsel

EKSKLUSIF: Wawancara Khusus Mardiansyah, Pemimpin Gerakan “Sempalan” di Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Perkara Perceraian di Kalsel Masih Tinggi, Capai Angka Belasan Ribu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com