Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Siap-Siap! Kalsel Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Esok

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 11:55 WIB

Siap-Siap! Kalsel Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Esok

Sistem buka tutup berlaku, tampak lautan manusia di pos pengecekan PSBB Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Mei 2020 silam. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Mulai esok, pembatasan mobilitas warga Kalimantan Selatan bakal kembali diperketat oleh pemerintah, seiring meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berencana memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), mulai esok, Senin (11/1). PPKM bukanlah karantina wilayah atau lockdown.

Sebagaimana diketahui, PPKM merupakan arahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri dan juga diterapkan untuk Pulau Jawa dan Bali, terhitung 11-25 Januari.

“Untuk mengimbanginya Kalsel juga akan menerapkan hal sama, tetapi akan kita rembukkan dengan 13 Kabupaten/Kota bagaimana konsepnya,” kata Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

PPKM Besok, Banjarmasin Masih Godok Aturan

Berdasarkan instruksi Mendagri Tito Karnavian, ada pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Di antaranya pengurangan kehadiran pegawai kantor hingga 75 persen, area publik seperti mal akan tutup lebih awal pada 19.00 Wita, hingga batasan pengunjung rumah makan dan imbauan untuk pemesanan secara take away (dibawa pulang).

Sebagai bentuk keseriusan bersama, Pemprov telah menginstruksikan hal ini kepada masing-masing kabupaten/kota.

PPKM akan diberlakukan secara ketat dan tegas, sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kalsel.

“Kemarin diminta setiap kabupaten/kota mensosialisasikan,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim dikonfirmasi apahabar.com, Minggu (10/1) pagi.

Sebagai informasi, dari data terakhir Satgas Covid-19 menunjukkan penambahan kasus sebanyak 98 orang terkonfirmasi positif dan 2 orang meninggal dunia.

Dengan ini maka, akumulasi sebaran Covid-19 sudah mencapai 15.959 kasus dan 598 kematian akibat penularan Covid-19

Kalsel Bersiap Tarik Rem Darurat, Covid-19 di Tala, Banjarmasin, dan Banjarbaru Meningkat

Pemerintah Diminta Jamin Pasokan

Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan meminta pemerintah menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan selama PPKM.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nahdlatul Ulama dan Tuan Guru di Martapura Redam Kekerasan G30S/PKI 1965 di Kalsel, Benarkah?
apahabar.com

Kalsel

Warganet Desak Polisi Usut Akun IG @Riskii25 Penghina Guru Sekumpul dan 4 Ulama Besar Kalimantan di Medsos
apahabar.com

Kalsel

Melanggar PSBB di Banjarmasin Siap-Siap Disanksi, Berikut Aturannya
apahabar.com

Kalsel

Pilkada 2020, DPD TMP Kalsel Sodorkan Tiga Nama Kandidat Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bakti Sosial Hingga Sunatan Massal Meriahkan HUT Kodam VI Mulawarman
apahabar.com

HSS

ASN di HSS Harus Jadi Teladan Protokol Kesehatan Covid-19

Kalsel

Tumpukan Sampah di Sungai Martapura, Pengemudi Perahu Siap Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Kabut Asap Masih Ada, BMKG: Waspada Potensi Karhutla di Kalsel Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com