BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Soal Penghapusan Formasi Guru dari CPNS, Pemprov Kalsel: Ringankan Anggaran Daerah

- Apahabar.com Selasa, 5 Januari 2021 - 12:43 WIB

Soal Penghapusan Formasi Guru dari CPNS, Pemprov Kalsel: Ringankan Anggaran Daerah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Yusuf Efendi. Foto-Dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyambut baik kebijakan pusat untuk tidak menerima formasi guru dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.

Melainkan hanya didorong menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kami mengucapkan terima kasih dan alhamdulillah, karena guru Non-PNS yang berkiprah di Kalsel akan didorong ikut seleksi PPPK,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Yusuf Efendi kepada apahabar.com, Selasa (5/1) pagi.

Dia menilai regulasi tersebut akan meringankan beban anggaran daerah, karena pembayaran gaji murni menggunakan APBN.

“Gaji PPPK ini menggunakan APBN, sedangkan untuk tunjangannya baru bersumber dari APBD. Kalau memang benar, maka ada keringanan beban pemerintah daerah,” katanya.

Sejauh ini, jumlah tenaga guru honorer di Kalsel kurang lebih 5 ribu orang. Angka itu terdiri dari sekolah swasta maupun negeri.

“Sekolah negeri kurang lebih 3,5 ribu. Sisanya berkiprah di swasta,” sebutnya.

Dia bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih menunggu kebijakan pemerintah pusat dan gubernur Kalsel terkait formasi guru sebagai PPPK.

“Alhamdulillah ada formasi untuk guru Non-PNS agar memanfaatkan jalur itu,” bebernya.

Kendati demikian, dia berharap agar formasi guru tetap ada dalam seleksi CPNS.

Mengingat, itu merupakan amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Di sana ditegaskan ASN terdiri dari PNS dan PPPK.

“Dengan alasan PPPK hanya untuk tenaga kontrak atau honor yang berusia di atas 35 tahun. Sementara PNS bisa dimanfaatkan untuk yang berusia muda dan baru lulus kuliah,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Serahkan Penghargaan WCD, Paman Birin Harap Banjarbaru Jadi Pemantik Pengelolaan Lingkungan

Pemprov Kalsel

Paman Birin Pastikan Jokowi Hadiri HPN 2020 di Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HAN 2020 di Tengah Pandemi, Menteri PPPA Tekankan Perlindungan Anak
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Karhutla Mengancam, Pemprov Kalsel Gelar Simulasi dan Siap Perkarakan Pelaku Pembakaran

Pemprov Kalsel

Dibanding Kereta Api Trans Kalimantan, Pemprov Kalsel Sebut Kereta Bandara Lebih Realistis

Pemprov Kalsel

Keren! Pelajar Kandangan Kembali Dipilih Jadi Paskibraka Nasional
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Gaet Investor, Kalsel Andalkan Forum Investasi IKN
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Event Olahraga di Kalsel Mulai Bergairah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com