Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi AtensiĀ  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Status Terkini Gunung Semeru, Guguran Lava Pijar Masih Tinggi

- Apahabar.com Minggu, 17 Januari 2021 - 00:19 WIB

Status Terkini Gunung Semeru, Guguran Lava Pijar Masih Tinggi

Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. Foto-Istimewa

apahabar.com, LUMAJANG – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan status terkini Gunung Semeru.

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada level II (waspada),” katanya Kepala Subbidang Mitigasi Gunung api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani dalam siaran pers PVMBG di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (16/1/2021) malam.

Gunung Semeru kembali erupsi dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer ke arah Besuk Kobokan pada pukul 17.24 WIB. Aktivitas guguran lava juga terjadi dengan jarak luncur antara 500-1.000 meter dari Kawah Jongring Seloko ke arah Besuk Kobokan.

“Pada hari ini pukul 17.24 WIB terekam gempa awan panas guguran dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi durasi 4287 detik,” katanya, kutip Liputan6.com.
Ia menjelaskan, pada 1 Januari 2021, pukul 14.58 WIB, terjadi awan panas guguran dengan jarak luncuran dan arah luncuran tidak dapat teramati karena gunung tertutup kabut.

Selama periode 1-15 Januari 2020 teramati aktivitas guguran lava pijar dengan jarak luncur 500-1.000 meter arah Besuk Kobokan. Kolom asap letusan teramati dengan ketinggian 200-300 meter, warna asap putih tebal condong ke utara, kemudian sinar api teramati setinggi 10 meter di atas puncak.

Jumlah dan jenis gempa Gunung Semeru yang terekam periode 1-15 Januari 2021 didominasi oleh gempa guguran, gempa letusan, gempa embusan, dan getaran tremor harmonik.

Rekaman Gempa-gempa Vulkanik Gempa-gempa vulkanik (gempa vulkanik dalam dan vulkanik dangkal) terekam dengan jumlah rendah dan selama periode pengamatan terekam gempa awan panas guguran satu kali, sedangkan getaran banjir terekam 14 kejadian.

“Setelah kejadian awan panas guguran pada 1 Desember 2020, secara visual menunjukkan masih tingginya kejadian guguran lava pijar dengan jarak luncur berkisar antara 500-1.000 meter arah Besuk Kobokan, sedangkan awan panas guguran masih teramati satu kejadian,” katanya.

Menurut dia, kegempaan masih berfluktuatif, didominasi oleh gempa-gempa permukaan. Jumlah kejadian gempa guguran, gempa letusan, gempa hembusan, dan getaran tremor harmonik dalam periode ini masih tinggi, hal ini mengindikasikan pergerakan magma ke permukaan masih terjadi.

Namun, jumlah getaran banjir mulai meningkat, mengindikasikan mulai meningkatnya kejadian lahar di aliran Besuk Kobokan seiring meningkatnya curah hujan di wilayah tersebut.

“Saat ini arah luncuran awan panas dan guguran mencapai jarak luncur maksimum empat kilometer ke sektor tenggara dan selatan dari puncak. Selain itu, dapat terjadi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak,” ujarnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa 7,0 SR di Maluku Utara Jenis Dangkal
apahabar.com

Nasional

BNPB: Kalteng dan Kalbar Penyumbang Hotspot Terbesar
apahabar.com

Nasional

Gojek Kerahkan Tim untuk Sosialisasi Jaga Jarak ke Pengemudi
apahabar.com

Nasional

JPU Hadirkan Saksi Mahkota Dalam Persidangan Nunung
apahabar.com

Nasional

KPK Beberkan Fee per Paket Sembako dalam Kasus Mensos Juliari Batubara
apahabar.com

Nasional

KPU Nyatakan Persiapan Penyelenggaraan Debat Kelima Telah Tuntas
apahabar.com

Nasional

Penetapan Ganja Sebagai Tanaman Obat Bukan Kewenangan Kementan
apahabar.com

Nasional

Kemnaker Sebut Subsidi Gaji Telah Disalurkan kepada 2,3 Juta Pekerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com