Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Sudah Siap Lahir Batin, Ketua MUI Kalteng Justru Gagal Divaksin Pertama

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 16:15 WIB

Sudah Siap Lahir Batin, Ketua MUI Kalteng Justru Gagal Divaksin Pertama

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah H Khairil Anwar. Foto-MediaIndonesia.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah H Khairil Anwar merupakan salah satu tokoh yang akan menjadi penerima vaksin Sinovac pertama di Bumi Tambun Bungai.

Kick off vaksinasi di Kalteng dijadwalkan akan dilakukan pada 14 Januari mendatang. Tapi pada tanggal yang sama, H Khairil justru sedang berada di Lampung.

“Jadi tanggal 14 itu saya tidak bisa ikut, tapi saya minta tahap kedua. Ternyata tidak bisa,” kata Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Rabu (12/01/2021).

Dia pun telah berkoordinasi dengan jajaran pengurus MUI Kalteng lainnya terkait sosok yang akan menggantikannya.

Padahal secara pribadi, dia sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk bisa divaksin.

Apalagi dia menilai menggunakan vaksin sama dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan yang fungsinya untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“MUI sudah menyatakan halal dan sudah ada kethoyibannya (aman, manjur dan baik) dari BPOM. Maka sama7 posisinya dengan memakai masker, sama-sama ingin menghindari kemudaratan dan sama-sama tidak ingin menyebarkan kemudaratan,”ujarnya.

Dia kemudian mengutip hadis Nabi Muhammad yang artinya “Janganlah kita menyakiti diri sendiri atau dimudaratkan oleh diri kita atau dimudaratkan oleh orang lain”.

Jadi, lanjut dia, jika mengikuti hadis nabi dan anjuran pemerintah memakai masker dengan baik, maka berpahala. Begitu juga dengan vaksin.

Untuk itu, dia meminta masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengatasi pandemi yang belum juga berakhir.

Pemerintah menyatakan vaksin Covid-19, buatan sinovac yang akan digunakan di Indonesia dipastikan aman dan telah lolos uji sesuai ketentuan dari organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

Vaksin Sinovac juga telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjamin keamanan dan kualitasnya. Sertifikat halal resmi dari MUI juga sudah berhasil diperoleh vaksin tersebut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Sah! Senin PSBB di Palangka Raya Diterapkan
apahabar.com

Kalteng

Pelni Sampit: Tiket Dijual Sesuai Jumlah Tempat Tidur
Tabrakan

Kalteng

4 Jam Menghilang, Korban Tabrakan Kelotok di Mantangai Kapuas Ditemukan Tewas
Covid-19

Kalteng

Tangani Covid-19, Kalteng Anggarkan BTT Rp 100 Miliar
apahabar.com

Kalteng

Dibawa ke Surabaya, Keluarga Gilang Akui Ada Kelainan Hasrat Sejak Kecil
apahabar.com

Kalteng

Bupati Kobar Ajak Semua Eleman Tangani Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Kemenag Kalteng Ingatkan CJH Taati Waktu Lempar Jumrah

Kalteng

Bawaslu Palangka Raya Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pilkada
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com