Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Sungai Tabanio Tala Mulai Surut, Banjir di Desa Kunyit dan Panjaratan Menurun

- Apahabar.com Minggu, 17 Januari 2021 - 11:59 WIB

Sungai Tabanio Tala Mulai Surut, Banjir di Desa Kunyit dan Panjaratan Menurun

Kondisi terakhir banjir di Desa Kunyit yang berangsur menurun, seiring penyusutan debit air Sungai Tabanio. Foto: apahabar.com/Ali Candra

apahabar.com, PELAIHARI – Banjir di Desa Kunyit Kecamatan Bajuin dan Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari, perlahan mulai berkurang, Minggu (17/1).

Kondisi itu disebabkan debit air Sungai Tabanio berangsur surut. Diperkirakan kedalaman terus berkurang, seandainya intensitas hujan juga menurun.

“Meski belum signifikan, air sudah mulai surut sejak, Sabtu (16/1) sore. Kami sudah mengecek kondisi menggunakan perahu karet,” papar Jatun, Sekretaris Desa Kunyit.

“Seperti di RT 06 yang mengalami banjir paling parah, sekarang ketinggian air sudah turun hingga 30 sentimeter,” tambahnya.

Namun sebagian rumah masih terendam, sehingga warga diimbau tetap berada di pengungsian, sampai situasi benar-benar nyaman.

Penurunan debit air juga membuat kendaraan mulai melintasi kawasan Desa Kunyit, sehingga menimbulkan kemacetan.

Jalan tersebut merupakan satu-satunya alternatif menuju Tanah Bumbu maupun Tanah Grogot di Kalimantan Timur, pasca kerusakan jembatan besi di Angsau.

Sementara di Desa Panjaratan yang dibelah Sungai Tabanio, juga mulai merasakan penurunan debit banjir.

“Sekarang ketinggian air sekitar 50 sentimeter dari sebelumnya mencapai 1 meter,” jelas Sahibul Yani, Kepala Desa Panjaratan.

Bahkan sebagian warga bergantian datang membersihkan rumah, terutama kepala keluarga. Sedangkan istri dan anak-anak mereka tetap berada di pengungsian.

“Memang sudah disampaikan kepada warga agar jangan buru-buru kembali ke rumah, sampai air sepenuhnya surut,” tandas .

Terutama orang tua, ibu-ibu dan anak-anak tetap tinggal di pengungsian. “Hal itu juga agar jatah makan dari dapur untuk kepala keluarga dapat diamankan,” tandas Sahibul.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Elpiji

Kab. Tanah Laut

Sikapi Kenakalan Pangkalan Elpiji, Pemkab Tala Siap Jatuhkan Sanksi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

PTPN XIII Serahkan Bantuan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Tala
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Dahnial Kifli Ajak Masyarakat Tala Awasi Dana Desa
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Bupati Sukamta: Jadikan Momen Kemerdekaan sebagai Batu Lompatan
Stok Darah PMI Tala menipis, Sukamta Langsung Ikut Donor

Kab. Tanah Laut

Stok Darah PMI Tala Menipis, Sukamta Langsung Ikut Donor
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Bagikan BLT Dana Desa di Kandangan Lama
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Pemkab Tala Serius Kembangkan Peternakan di Lahan Pasca-Tambang
Pemkab Tala Akan Bangun Posko Kesehatan di Perbatasan

Kab. Tanah Laut

Pemkab Tala Akan Bangun Posko Kesehatan di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com