Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Tahu dan Tempe Hilang di Pasaran, Pedagang Pasrah

- Apahabar.com Minggu, 3 Januari 2021 - 23:29 WIB

Tahu dan Tempe Hilang di Pasaran, Pedagang Pasrah

Ilustrasi pedagang tempe. Foto-Istimewa

apahabar.com, SURABAYA – Tahu dan tempe sedang langka di pasaran. Penyebabnya, dalam tiga hari belakangan ini para perajin tempe dan tahu mogok produksi.

Sejumlah pedagang pun pasrah.

Seperti pedagang gorengan di Jalan Tenggilis, Surabaya, Aris. Dirinya sengaja tak menyediakan olahan tempe karena bahan bakunya tidak tersedia di pasaran.

“Kosong nggak ada yang jual tempe. Ya banyak yang cari tempe goreng, tapi nggak ada, mau gimana lagi,” ujar Aris dilansir dari detikcom, Minggu (3/1/2021).

Aris mengatakan sebelum tempe menjadi langka, harganya juga melambung tinggi. Per biji di pasaran dijual seharga Rp 9.000.

“Biasanya cuma Rp 7000, gak nutut sama produksi ya terpaksa mending gak jualan,” ujarnya.

Sama halnya dengan Wendi, pedagang gorengan di Jalan Ambengan. Menurut Wendi, menghilangnya tahu dan tempe dari peredaran berimbas pada penghasilannya.

“Kalau tahu sama tempe kan menu favorit. Banyak yang cari, pas lihat terus gak ada gorengannya ya jadi urung beli. Padahal kan enak kalau dimakan panas-panas pas habis hujan gini,” katanya.

Selain tempe dan tahu, rupanya cabai juga langka di pasaran. Tepatnya, semenjak ada isu ada cabai dicat pewarna. Kini, harga cabai juga meroket tinggi.

“Kalau ini sampai Rp 45 ribu. Tapi berhubung karena tahu tempe langka jadi saya gak perlu kulak cabai banyak,” pungkas Wendi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pekan Depan, Komisi II Mulai Bahas Pemindahan Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

Ketua Umum PB HMI Ingatkan Pemuda Jaga Stabilitas Negara
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tanggapi Usul Mempercepat Pertemuan dengan Prabowo
BMKG

Nasional

BMKG: Musim Hujan 2021 Lebih Basah, Potensi Banjir Meningkat
apahabar.com

Nasional

Polemik Pencopotan APK: Bawaslu Kalsel: Silakan Lapor, Itu Hak TKD

Nasional

Pelaku Pembunuhan Mayat di Dalam Drum Tertangkap!
apahabar.com

Nasional

Viral Soal Ujian SD Singgung Nabi Muhammad
apahabar.com

Nasional

Titi Wati Termasuk 10 Besar Manusia Tergemuk di Dunia, Nomor Berapa?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com