UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Tak Mau WhatsApp Dibajak? Jangan Lakukan Hal Ini!

- Apahabar.com Selasa, 5 Januari 2021 - 08:08 WIB

Tak Mau WhatsApp Dibajak? Jangan Lakukan Hal Ini!

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pembajakan WhatsApp sering kali terjadi. Ada banyak orang di dunia yang datanya dicuri karena kurang waspada saat menggunakan aplikasi tersebut.

Hal itu pun dimanfaatkan oleh sejumlah penjahat dunia maya atau hacker. Modus baru yang digunakan pelaku kejahatan adalah memanfaatkan celah ketika pengguna mengganti smartphone atau ingin mentransfer akun mereka ke ponsel baru.

Ketika seseorang ingin mengganti ponsel dan mentransfer akun WhatsApp, aplikasi milik Facebook ini akan mengirimkan SMS otentifikasi 6 digit ke nomor ponsel sebelumnya agar bisa digunakan.

Langkah yang dilakukan penjahat dunia maya ini dengan mencoba menyakinkan korban bahwa mereka telah salah kirim SMS dan meminta korban mengirimkan kembali isi pesan SMS otentifikasi kepada mereka. Istilah ini dikenal dengan rekayasa sosial.

“Hal pertama yang perlu diketahui tentang serangan siber ini adalah aset utama pelaku kejahatan siber memanfaatkan kepercayaan korban,” ujar direktur teknis Check Point Eusebio Nieva, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (5/1/2021).

“Memulihkan akun tidaklah mudah. Satu-satunya cara dengan berbicara dengan WhatsApp dan memberitahu mereka tentang pencurian akun sehingga secara otomatis mematikan akun terhubung dengan nomor ponsel korban.”

Untuk mencegah hal ini terjadi ada baiknya kamu membaca dengan cermat pesan SMS yang masuk ke ponsel dan tidak mengirimkan kode yang diterima kepada siapapun.

Berikut tips terhindari dari pembajakan atau pencurian akun WhatsApp:

1. Ahli keamanan siber menyarankan kamu tidak sembarang membuka akun WhatsApp Web di banyak laptop atau komputer. Bila khilaf untuk menonaktifkannya bisa jadi jalan terjadinya kejahatan siber terjadi.

2. Perlu dipahami aplikasi ini tidak pernah meminta informasi kepada penggulan melalui voice call, pesan WhatsApp atau pesan teks.

3. Jangan bagikan SMS otentifikasi kepada siapa dan setiap kali ada orang tak dikenal kirim pesan untuk minta SMS otentifikasi segera blokir tanpa membelas atau memberikan informasi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

November, 4 Zodiak yang Beruntung: Cancer hingga Sagitarius
apahabar.com

Gaya

Mulai Minggu Malam, TikTok dan WeChat Dilarang Ada di Toko Aplikasi AS
apahabar.com

Gaya

Pandemi Covid-19, Rambut Ala Virus Corona Tren di Kenya
apahabar.com

Gaya

Mencicipi Nikmatnya Dim Sum Rasa Pandan di Xo Cuisine Duta Mall Banjarmasin
apahabar.com

Gaya

Setelah Gaet Blackpink dan Cristiano Ronaldo, Shopee Hadirkan GFriend Dipromo Puncak 9.9

Gaya

Netizen Respon Miring iPhone 12, Kenapa?
apahabar.com

Gaya

Usir Covid-19, Perempuan India Sembah Dewi Corona
apahabar.com

Gaya

Game PS5 Mahal? Begini Komentar Bos Sony
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com