Gejolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pimpinan DPRD Banjarmasin Angkat Bicara Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng

Tambang Batu Bara Manual di Tanbu Longsor, Warga Tala Ikut Terjebak

- Apahabar.com Senin, 25 Januari 2021 - 14:20 WIB

Tambang Batu Bara Manual di Tanbu Longsor, Warga Tala Ikut Terjebak

Puluhan warga diduga terjebak di eks lokasi tambang batu bara PT CAS di Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Puluhan warga diduga terjebak di lokasi tambang manual di Kabupaten Tanah Bumbu.

Beberapa orang di antaranya ternyata berasal dari Kabupaten Tanah Laut.

“Iya, kami mendapat informasi ada 5 warga kami tertimbun. Dua warga kami selamat, sementara tiga orang lagi masih dalam pencarian,” sebut
Sekdes Sungai Bakar, Katman, kepada apahabar.com, Senin (25/1).

Mengetahui hal itu, Kades Sungai Bakar beserta keluarga korban langsung berangkat menuju Tanah Bumbu pada Senin pagi untuk memastikan kondisi korban.

“Warga yang sudah ditemukan selamat bernama Arbani warga RT 02 dan Bani RT 04. Sementara yang belum ditemukan adalah Yusri warga RT 08, Jani RT 08, dan Memet RT 04.

Dia menceritakan warganya itu sudah lama bekerja di kilometer 33 Desa Mantewe.

“Mereka kadang-kadang berangkat bergantian, satu berangkat kemudian yang lainnya istirahat. Mereka itu pekerja tambang manual batu bara,” tandasnya.

Saat ini, tim gabungan yang
terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD serta relawan dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian korban yang terjebak longsor di eks tambang batu bara Desa Mentawakan Mulia, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

“Saat ini masih kami lakukan pencarian. Diperkirakan masih ada puluhan orang lagi yang masih terjebak di dalam lubang (terowongan) eks tambang,” ungkap Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Cpn Rahmat Trianto, Senin (25/1) siang.

Diperkirakan ada 22 orang yang terjebak di dalam lubang bekas tambang batubara tersebut. Namun 12 orang sudah berhasil selamat.

“Kejadian longsor terjadi kemarin sore yakni Minggu (24/1) sekira pukul 15.00 akibat hujan tinggi, yang menutup lubang sekira ratusan meter,” ujar Dandim.

Dandim mengatakan kendala tim dalam proses pencarian korban adalah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Dalamnya lubang tambang batu bara juga dinilai jadi kendala lain, karena longsor susulan rentan terjadi.

Menurut informasi, korban yang masih dalam pencarian adalah warga lokal yang melakukan penambangan manual bekas galian tambang milik PT CAS.

Menurut keterangan yang diterima media ini, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu pukul 14.00.

Peristiwa itu disebabkan karena jebolnya penahan air di lokasi tambang. Hal itu menyebabkan air bercampur lumpur menerobos masuk ke area tambang.

Hingga kini, 10 warga masih terjebak di terowongan. Aparat Polres Tanah Bumbu dan TNI kabarnya masih berupaya melakukan evakuasi di lokasi tambang manual itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Sekda Tabalong tentang Status Wabup Zony
apahabar.com

Kalsel

Habisi Pacar Eks Istri, Napi di Banjarmasin Diancam 7 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Kocaknya KNPI Stand Up Comedy, Menggaruk Kaki Nyamuk sampai Abah Ngelem
apahabar.com

Kalsel

Demokrat Kalsel Gamang Soal Pencalonan Julak Abidin
apahabar.com

Kalsel

Mendadak, Puluhan Tahanan dan Petugas Rutan Barabai Tes Urine
apahabar.com

Kalsel

Malam Ramadan, Polisi Obok-Obok Gudang Miras di Kotabaru Hulu
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Diguyur Hujan, Intrusi Air Laut Meluas
apahabar.com

Kalsel

Besok, Piala Adipura Akan Diarak Sampai Balaikota Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com