Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Terbukti Mengatur Skor, 8 Pebulutangkis Indonesia Disanksi BWF, 3 Dihukum Seumur Hidup

- Apahabar.com Jumat, 8 Januari 2021 - 16:23 WIB

Terbukti Mengatur Skor, 8 Pebulutangkis Indonesia Disanksi BWF, 3 Dihukum Seumur Hidup

Melakukan pengaturan skor di kompetisi level Asia, 8 pebulutangkis Indonesia dijatuhi sanksi berat. Foto: Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Bukan mencari prestasi sebanyak-banyaknya, 8 pebulutangkis muda Indonesia mendapat sanksi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) terkait kasus pengaturan skor.

Keputusan tersebut disampaikan BWF melalui laman resmi, Jumat (8/1). Pelaku diungkap berdasarkan laporan dari seorang whistleblower.

Selanjutnya mereka menjalani pemeriksaan maraton hingga akhir 2020 melalui Panel Dengar Pendapat Independen (IHP) BWF.

Semua pelaku diketahui melakukan pengaturan skor di kompetisi level Asia dalam periode 2016 hingga 2017.

“8 pemain Indonesia yang saling kenal dan berkompetisi di Asia, telah melanggar regulasi integritas BWF, terkait pengaturan skor, manipulasi dan perjudian,” demikian pernyataan resmi BWF.

Pebulutangkis yang dianggap bersalah adalah Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.

Hendra Tandjaya, Ivandi Danang dan Androw Yunanto diidentifikasi mengkoordinasikan proses manipulasi. Akibatnya, mereka mendapat hukuman larangan terlibat di dunia bulutangkis seumur hidup.

Sementara 5 pelaku lain mendapat hukuman yang tak kalah berat berupa sanksi larangan bermain selama 6 hingga 12 tahun.

Tidak hanya itu, mereka juga mendapat denda sebesar 3.000 dolar AS (Rp42 juta) hingga 12.000 dolar AS (Rp168 juta). Hukuman larangan bermain mulai berlaku 18 Januari 2021.

Namun sesuai prosedur yudisial, semua atlet memiliki hak mengajukan banding atas sanksi BWF ke Pengadilan Abritase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari sejak pemberitahuan putusan.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Gol Debut Kosuke, Barito Gasak Kabau Sirah
Neymar

Sport

Duh, Neymar Gelar Pesta Undang 500 Orang Saat Brasil Terseok Hadapi Covid-19?
Bupati

Sport

Curhat Bupati Tala Tak Biasa di Medsos Ramai Diserbu Nitizen, Ini Kata Sukamta
apahabar.com

Sport

Duel Barito vs Kalteng Putra Digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Hadapi MU, Chelsea Siap Jalani Laga Pembuka Liga Inggris di Old Trafford
apahabar.com

Sport

Juve Gagal Pertahankan Coppa Italia, Allegri: Mengecewakan!
apahabar.com

Sport

Barito Putera Tinggal Sisakan Satu Kontrak Pemain Asing
apahabar.com

Sport

Nah, Perhiasan Putri Mantan Bos F1 Senilai Rp 897 Miliar Dirampok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com