Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Tidak Bisa Sekolah Daring, Begini Kiat Guru SLB di Kalteng

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 15:09 WIB

Tidak Bisa Sekolah Daring, Begini Kiat Guru SLB di Kalteng

Ilustrasi pembelajaran yang dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Foto: JPNN

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Bukan perkara mudah menjadi guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Terlebih selama pandemi, pembelajaran jarak jauh atau daring nyaris sulit dilakukan.

Di tengah ancaman penyebaran Covid-19, semua level pendidikan memberlakukan pembelajaran jarak jauh.

Siswa pun mau tidak mau lebih banyak berkutat dengan gawai, baik untuk menyimak materi pembelajaran maupun latihan.

Namun metode itu dipastikan sulit diberlakukan untuk siswa berkebutuhan khusus. Bahkan melalui tatap muka sekalipun, guru dihadapkan kepada pekerjaan tidak mudah.

Situasi itulah yang kemudian membuat semua SLB di Palangka Raya melakukan kiat khusus melalui one day one teacher one student.

“Tidak mudah mengajar anak-anak berkebutuhan khusus,” cetus Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Mofit Saptono Subagio, Rabu (12/1).

“Bisa dibayangkan sendiri cara mengajar daring dengan siswa tuna netra dan tuna rungu, atau autis di level tertentu,” imbuhnya.

Melalui terobosan itu, siswa tetap belajar di sekolah. Namun hanya seorang siswa yang diajar seorang guru dalam satu kali pertemuan.

Artinya siswa yang datang ke sekolah secara bergantian, sehingga tetap menekankan azas menghindari kerumunan.

Selain belajar di sekolah, juga diterapkan guru kunjung. Namun program ini tidak dilakukan kepada siswa dan anggota keluarga yang terpapar Covid-19.

“Kami mengapresiasi terobosan yang dibuat SLB selama masa pandemi, sehingga sekitar 7.000 siswa SLB di Kalteng tetap bisa menerima pelajaran,” tandas Mofit.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Peduli Covid-19, BRI Muara Teweh Salurkan Bantuan ke Pemkab Barut
apahabar.com

Kalteng

5 Bulan Tak Bekerja, Karyawan Hotel Armani Muara Teweh Bersurat Ke DPRD Barut Kalteng DPR
apahabar.com

Kalteng

Kabar Baik, Pasien Sembuh di Kapuas Bertambah 16 Orang
apahabar.com

Kalteng

Polresta Palangka Raya Terus Upayakan Tekan Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Kecamatan Timpah Kapuas Sukses Pungut Pajak Melebihi Target
apahabar.com

Kalteng

Viral Pemakaman Pasien Covid-19 di Kalteng, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalteng

Pria Medan Tertangkap di Pangkalan Bun, Selundupkan Sabu lewat Anus
apahabar.com

Kalteng

Siswa Tak Mampu di Kapuas Terima Perlengkapan Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com