Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Tunggu Instruksi Pemprov, Pemkot Banjarbaru Bersiap PPKM

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 14:57 WIB

Tunggu Instruksi Pemprov, Pemkot Banjarbaru Bersiap PPKM

Banjarbaru bersiap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sembari menunggu Surat Edaran (SE) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru tengah bersiap.

Hal itu sebagai tindakan cepat, jika Kota Banjarbaru termasuk dalam SE Pemprov terkait PPKM.

“Iya kita tunggu SE dari Provinsi sebagai dasar hukum penerapan di kabupaten/kota. Intinya kalau SE PPKM dari Provinsi keluar segera kita tindaklanjuti,” ujar Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan kepada apahabar.com, Minggu (10/1/2021) siang.

Untuk itu, pelaksanaan PPKM Banjarbaru saat ini tengah dibahas oleh Pemkot dan Satgas Covid-19. “Ini masih didisikusikan di Satgas Kota,” terangnya.

Dan apabila, lanjutnya dalam SE Pemprov diinstruksikan Kota Banjarbaru untuk melaksanakan PPKM, maka Pemkot siap mendukung.

“Kalau SE nya mewajibkan Banjarbaru termasuk dalam kabupaten/kota yang diminta melaksanakan PPKM, kita laksanakan sesuai dengan poin poin pada SE Provinsi supaya ada keseragaman dalam kebijakan,” ungkapnya.

Sehingga, untuk saat ini Pemkot masih menunggu instruksi Pemprov Kalsel.

“Iya kita siap mendukung kalau SE Provinsi nya sudah keluar dan kita terima,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berencana memberlakukan PPKM, mulai esok, Senin (11/1).

PPKM bukanlah karantina wilayah atau lockdown. Sebagaimana diketahui, PPKM merupakan arahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri
dan juga diterapkan untuk Pulau Jawa dan Bali, terhitung 11-25 Januari.

“Untuk mengimbanginya Kalsel juga akan menerapkan hal sama, tetapi akan
kita rembukkan dengan 13 Kabupaten/kota bagaimana konsepnya.” kata Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Berdasarkan instruksi Mendagri Tito Karnavian, ada pembatasan aktivitas
masyarakat yang dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Di antaranya pengurangan kehadiran pegawai kantor hingga 75 persen, area
publik seperti mal akan tutup lebih awal pada 19.00 Wita, hingga batasan pengunjung rumah makan dan imbauan untuk pemesanan secara take away (dibawa pulang).

Sebagai bentuk keseriusan bersama, Pemprov telah menginstruksikan hal ini kepada masing-masing kabupaten/kota.

PPKM akan diberlakukan secara ketat dan tegas, sebagai antisipasi lonjakan
kasus Covid-19 di Kalsel.

“Kemarin diminta setiap kabupaten/kota mensosialisasikan,” kata Juru Bicara
Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim dikonfirmasi apahabar.com, Minggu (10/1)
pagi.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Demi Tour de Batola, Warga Harus Menunggu 30 Menit
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Landa Indekos di Jalan Pangeran Dekat FH ULM
apahabar.com

Kalsel

Cerita Haru Pembantu Rumah Tangga Dapat Hadiah Umrah di Momen Hari Ibu
apahabar.com

Kalsel

Kearsipan Banjar Raih Predikat Baik
apahabar.com

Kalsel

Usai Pemilu Kemarin, GMNI Kalsel Nyatakan Sikap

Kalsel

Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras
apahabar.com

Kalsel

SMPN 22 Desa Paya HST Diajak Bercocok Tanam
apahabar.com

Kalsel

Rp1,6 Miliar untuk Renovasi Lapangan Sepak Bola Kayutangi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com