Pemeran Video Syur Sesama Jenis Banjarmasin Bisa Dipidana? Tok! MK Tolak Permohonan Pemohon, Ibu Kota Provinsi Kalsel Sah di Banjarbaru 8 Merek Otomotif Bakal Tampil di GIIAS Medan 2022, Bawa Atmosfer Masa Depan Mulai Pulih dari Situasi Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang Pesawat Mengalami Kenaikan Tok! AKBP AB dan Aipda IR Langgar Disiplin Polri

Update Banjir Pengaron, Banyak Warga Terserang Kutu Air

- Apahabar.com     Rabu, 13 Januari 2021 - 18:11 WITA

Update Banjir Pengaron, Banyak Warga Terserang Kutu Air

Kondisi banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (13/1/2021). Foto-apahabar.com/Mada

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar menimbulkan masalah baru.

Meski debit air di Pengaron terpantau turun 2 meter pada pukul 14.30 WITA tadi, namun kini banyak masyarakat terserang penyakit kutu air di kaki.

Kapolsek Pengaron, Iptu Herry Bombay mengatakan penyakit kutu air menyerang warga, akibatkan terlalu sering berendam di air.

Namun, petugas kesehatan telah sigap mengantisipasinya. “Dari Puskesmas sudah mendirikan posko kesehatan di dua titik banjir, untuk memudahkan masyarakat mendatanginya,” terang Herry.

Rijali Rahman (25), salah satu warga warga Desa Tunggul Nangka, Pengaron, terserang kutu air di kakinya.

Namun, ia merasa sangat terbantu dengan didirikannya posko kesehatan tersebut.

“Untungnya ada posko kesehatan ini, jadi untuk obat-obatan kami tidak sulit lagi,” timpal Rijali.

Terkait dengan keperluan balita, seperti susu dan juga makanan bayi sudah terpenuhi. Bantuan itu datang dari tokoh masyarakat Sambung Makmur, Haji Mansyur.

Sementara itu, jika sebelumnya terdapat 8 desa Pengaron terendam air, kini hanya tinggal 4 desa.

“Untuk saat ini, luapan air sungai hanya tinggal menggenangi 4 desa di Kecamatan Pengaron. Ketinggian air tinggal satu meter saja, di beberapa desa tersebut,” ujar Iptu Herry.

Dari pantauan apahabar.com, warga saat ini sedang sibuk membersihkan rumahnya dari endapan lumpur.

Tidak hanya itu, warga juga sebagian ada yang membantu membersihkan rumah ibadah dan sekolahan.

Kondisi cuaca saat ini di Kecamatan Pengaron sedang hujan gerimis.

Terkait arus listrik, sudah ada beberapa lokasi yang dinyalakan PLN. Namun di Pasar Pengaron masih belum dinyalakan, karena masih tergenang air.

“Kita tetap mengimbau agar warga tetap berhati-hati menggunakan alat elektronik agar tidak terjadi konseling listrik,” pesan Iptu Herry.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB 3 Daerah Kalsel Resmi 16 Mei, Sanksi Humanis Disiapkan
Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang

Kalsel

Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melihat langsung proses vaksinasi massal di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin Kamis (10/2)/Muhammad Syahbani.

Kalsel

Catatan Kapolri Saat Kunjungi Vaksinasi Massal di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Zona Hijau Mendominasi, Banjarmasin Kaji Buka Sekolah di 32 Kelurahan

Kalsel

Pasar Membeludak Jelang Idulfitri, Pakar ULM Soroti Satgas Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Kesehatan di Kabupaten Banjar, 6 Warga Martapura Harus Terima Sanksi Ini
Pilwali

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020: Ibnu-Ariffin Sapu Bersih di 5 Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Ikuti Tinju Amatir Piala Danrem 101/Antasari, HST Raih 8 Medali 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com