Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Vaksin Covid-19 di Kalsel Belum Didistribusikan, Simak Alasannya

- Apahabar.com Rabu, 6 Januari 2021 - 19:19 WIB

Vaksin Covid-19 di Kalsel Belum Didistribusikan, Simak Alasannya

Distribusi vaksin Covid-19. Foto-Ilustrasi/Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sehari pasca-tiba di Kalsel, pemerintah belum juga melakukan pendistribusian vaksin Covid-19 ke 13 kabupaten/kota.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim, proses vaksinasi dapat dilakukan setelah mendapat izin penggunaan darurat yang dikeluarkan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“Kita menunggu setelah nanti Badan POM keluar dengan izin kedaruratan atau emergency use authorization. Jadi kita tunggu satu-dua hari ini,” ungkap Muslim dijumpai awak media di Kantor Setdaprov Kalsel, Rabu (6/1) sore.

Saat ini, vaksin tersebut masih tersimpan dalam Gudang Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel di Jalan A Yani Km 21,5, Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Penjagaan juga dikawal ketat oleh aparat keamanan di antaranya dari Polda Kalsel, Satuan Brimob, Direktorat Samapta hingga Polres Banjarbaru.

Covid-19

Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim ditemui usai melakukan rapat virtual bersama Presiden Jokowi dalam pembahasan persiapan vaksinasi Covid-19. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Proses penyimpanan hingga pendistribusian harus melalui sejumlah aturan, guna menjamin kualitas vaksin tidak rusak. Poin pentingnya, kata Muslim adalah rantai dingin atau cold chain. Sehingga, vaksin disimpan dalam suhu 2 sampai 8 derajat celcius.

“Kita sudah punya skenario dan persiapan. Tapi kita belum mendapatkan untuk tahap awal ini mana yang diprioritaskan terlebih dulu. Apakah serentak di 13 kabupaten/kota atau diposisikan di Ibu kota provinsi dan sekitarnya,” ungkap Kepala Dinkes Kalsel ini.

Dari jatah 54 ribu dosis vaksin yang didapatkan Kalsel, tahap pertama telah didatangkan sebanyak 25 ribu dosis vaksin. Sementara, data Dinkes mencatat sebanyak 30.145 Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), yang berhak mendapatkan prioritas pada tahapan pertama ini.

“Idealnya dua kali 30 ribu. Tapi tentu saja ada beberapa kriteria, tergantung profil vaksin,” lanjutnya

Penerima vaksin Sinovac buatan China ini harus memenuhi syarat yang ditentukan, di antaranya yaitu berusia 18-59 tahun, tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid) dan tidak hamil. Sehingga, pada pelaksanaannya nanti memungkinkan akan terjadi eliminasi pada peserta penerima vaksinasi.

“Tahapannya mulai dari mendata, memverifikasi, konfirmasi melalui sistem. Jadi pada saat pelaksanaan akan tersaring sampai dilakukan vaksinasi,” urainya
Sebagai catatan, data terbaru Satgas Covid-19 Kalsel menunjukkan kasus positif sebanyak 15.679 kasus, 14.176 pasien sembuh dan 593 kasus kematian.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sekda Tala Turun Jadi Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan
apahabar.com

Kalsel

Hari Guru Nasional, Kesejahteraan Belum Merata Honorer di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Balita Penderita Glaukoma Kerusakan Syaraf di Tabalong Diberangkatkan ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Berkat Lolongan Anjing, Kakek di Banjarmasin Selamat dari Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Pidsus Kejari Pelaihari Intai Proyek Mangkrak di Tala

Kalsel

Kecelakaan Maut di Sungai Tabuk, Satu Meninggal di Tempat Kejadian
Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP

Kalsel

Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP
apahabar.com

Kalsel

Merasa Ditipu, Puluhan Jemaah Haji Banjarmasin Ngluruk ke Travellindo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com