Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Vaksin Gratis Tahap Awal dari Pemerintah, Cek Daftarnya di Laman PeduliLindungi

- Apahabar.com Minggu, 3 Januari 2021 - 00:24 WIB

Vaksin Gratis Tahap Awal dari Pemerintah, Cek Daftarnya di Laman PeduliLindungi

Tangkapan Layar situs Peduli Lindungi. Foto-Pedulilindungi.id

apahabar.com, JAKARTA – Platform pelacakan sebaran virus corona dari pemerintah, PeduliLindungi, kini bisa digunakan untuk mengecek apakah individu terdaftar untuk menerima vaksin Covid-19.

Pada halaman pedulilindungi.id, masyarakat bisa memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) untuk mengecek apakah mereka terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap awal dari program pemerintah.

Untuk saat ini, hanya tenaga kesehatan yang bisa mengecek status mereka dalam program vaksinasi di PeduliLindungi.id.

Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi menyatakan pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, sudah mengirimkan pesan singkat kepada tenaga kesehatan sebagai penerima vaksin Covid-19 untuk tahap awal ini.

“SMS blast yang mencantumkan identitas pemerintah, dalam hal ini vaksin, itu resmi dari pemerintah,” kata Dedy, dilansir Antara, Sabtu.

Pemberitahuan lewat SMS kepada tenaga kesehatan mengenai vaksin Covid-19 saat ini berupa sosialisasi, sementara untuk prosedur pendaftaran selanjutnya merupakan wewenang Kementerian Kesehatan.

Pada situs PeduliLindungi.id, terdapat informasi selain melalui website, calon penerima vaksin Covid-19 juga bisa mengecek status mereka di aplikasi PeduliLindungi dan panggilan ke *191#.

Kementerian Kesehatan pada 31 Desember lalu menyatakan mereka mulai mengirimkan SMS kepada kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19, yang identitasnya masuk ke Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk tahap pertama, penerima vaksin adalah 1,319 juta tenaga kesehatan dan penunjang di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan; dan petugas pelacak (tracing) kasus Covid-19.

Selain itu, 195.000 petugas pelayanan publik termasuk TNI, Polri, Satpol PP, petugas pelayanan transportasi publik, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga masuk daftar penerima vaksin.

Vaksinasi akan diberikan dalam dua dosis dalam interval 14 hari.

Platform PeduliLindungi merupakan bagian dari Surveilans Kesehatan, berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 159 Tahun 2020 tentang Upaya Penanganan Covid-19 melalui Dukungan Sektor Pos dan Informatika.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Desain Trendy dan Kamera Color Portrait Jadi Unggulan OPPO Reno4 F
apahabar.com

Gaya

5 Tips Promosi Produk Online Lewat Instagram
apahabar.com

Gaya

Berburu Barang Bekas di Event I Love Preloved Market
apahabar.com

Gaya

Mengenal Khasiat Jengkol, Makanan Khas Banjar Bercampur Lalaan
apahabar.com

Gaya

Sumsel Raih Juara Nasional Kuliner Berbahan Ikan
apahabar.com

Gaya

Imlek 2019, Keindahan Indonesia Goda Turis Tiongkok
apahabar.com

Gaya

Pandemi, Waktu Tonton Konten Otomotif di Youtube Meningkat
Karantina

Gaya

Usai Libur Panjang, Epidemilog Sarankan Wisatawan Karantina Mandiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com