UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Vaksinasi Massal Dimulai, Ribuan Warga Dikarantina

- Apahabar.com Minggu, 3 Januari 2021 - 16:10 WIB

Vaksinasi Massal Dimulai, Ribuan Warga Dikarantina

ILUSTRASI: Petugas kesehatan menyutikkan vaksin kepada relawan uji klinis vaksin Covid-19. Foto: Radar Bandun

apahabar.com, BEIJING – Pemerintah Kota Beijing mulai mengarantina ribuan warga Shunyi di sejumlah hotel guna vaksinasi massal Covid-19.

Mereka yang dikarantina adalah kelompok masyarakat yang digolongkan berisiko tinggi terpapar Covid-19.

Sembilan kelompok masyarakat berusia 18 tahun hingga 59 tahun mendapatkan vaksin sebelum musim liburan Hari Raya Imlek pada akhir Januari 2021.

Mereka yang mendapatkan suntikan vaksin tersebut adalah petugas inspeksi bea cukai bahan makanan beku impor, warga China yang bekerja atau belajar di luar negeri, dan petugas sektor transportasi.

Beberapa foto media China yang dipantau ANTARA Beijing menggambarkan antrean panjang para penerima vaksin di salah satu pusat pelayanan kesehatan yang dibangun sementara di Ibu Kota China itu.

Orang-orang yang sudah mendapatkan vaksin diberikan tempat duduk untuk menunggu observasi kesehatan selama 30 menit.

Sementara itu, 1.924 warga Distrik Shunyi hasil penelusuran kontak dekat pasien positif Covid-19 telah dikirim ke 15 hotel yang ditetapkan khusus untuk karantina sejak Sabtu (2/1) sore.

Pada Jumat (1/1), seorang sopir taksi daring dinyatakan positif Covid-19. Sopir tersebut telah menjalani karantina sejak 26 Desember 2020 setelah kontak dekat dengan pasien positif, namun hasilnya negatif.

“Pada tes 31 Desember, sopir taksi daring itu hasilnya positif sehingga langsung dirujuk ke RS Ditan,” demikian pernyataan Wakil Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing Pang Xinghuo.

Sampai saat ini sudah ditemukan 58 kontak dekat sopir taksi yang seluruhnya dikarantina.

Sebelumnya, CDC Beijing menyebutkan bahwa munculnya gelombang baru kasus Covid-19 berasal dari seseorang yang baru datang dari Indonesia.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Wow! Raup Penghasilan Rp 314 M, Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Terkaya

Global

Paris Rusuh, Prancis Pertimbangkan Status Darurat
apahabar.com

Global

Trump Tinjau Kebakaran California: Manajemen Hutan yang Buruk
apahabar.com

Global

Filipina Kerahkan Pasukan Berhijab, Ini Tujuannya
apahabar.com

Global

COP 24 di Polandia: WALHI Sumatera Soroti Pembangunan PLTU
apahabar.com

Global

Tsunami Selat Sunda, Australia: Pukulan Berat Indonesia

Global

Akun Instagram Paus Fransiskus Kedapatan Nge-like Foto Model Seksi Asal Brasil, Begini Komentar Sang Model

Global

Berlian Ungu The Spirit of the Rose Terjual Rp 375 Miliar, Pemenang Lelang Tak Diumumkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com