Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Viral, Pria Gondrong Curhat Jadi Korban Begal Payudara

- Apahabar.com Jumat, 15 Januari 2021 - 10:50 WIB

Viral, Pria Gondrong Curhat Jadi Korban Begal Payudara

Pria gondrong korban begal payudara. Foto-Ilustrasi

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib sial dialami lelaki berambut gondrong dari Sleman, Yogyakarta.

Bukan ditakuti, dia malah menjadi korban begal payudara.

Cerita pria jadi korban begal payudara ini berawal dari thread Twitter akun @banumelody.

Dalam cuitan itu, dia membagikan pengalaman yang langka tersebut.

Pelaku mengira jika ia adalah sosok wanita berambut panjang.

Sontak thread itu langsung menjadi sorotan netizen.

“Barusan jadi korban remes tetek di Jakal, Sleman, Yogyakarta. Masuk jalan ke arah Perumahan Banteng. Si go**. Aku kan laki rambut panjang, lah diremes. Hati-ati ya cewek-cewek kalau pulang malam. Banyak orang be*. Suog!,” tulis akun Twitter @banumelody pada Rabu (13/1) lalu.

Dalam threadnya, Banu mengatakan pelaku mengejarnya dari belakang dan meremas dada sebelah kanan.

Saat mencoba mengejar, pelaku langsung kabur dengan sepeda motornya. Dia langsung terkejut dan diam seketika usai mengalami kejadian nahas itu.

“Yang sering bilang, ‘Makanya aurat, penampilan itu dijaga, biar gak ngundang nafsu’. Gak gitu gess! Karena gerimis, aku pakai mantel baju dan celana panjang, tebal, pakai balaclava serta helm. Cuma kelihatan rambut panjangku, dikit aja dicelah balaclava-helm. Eh dibegal payudara. Aku laki,” tulisnya.

Banu membalas komentar warganet yang mengatakan mengapa tidak melawan saat kejadian berlangsung.

Saat itu, dia mengaku terkejut dan sulit untuk mengejar pelaku.

Untuk menemukan titik terang pelaku, dia pun mengusut lewat rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.

“Oh iya, saya tadi ketemu warga, mereka bilang ada CCTV di sana, besok mau diambil rekamannya. Andai Anda pelakunya, silakan DM, kita rembukan apik-apikan. Gampang ra tak gawe ribut,” jelasnya ingin berdamai.

Sampai dengan Jumat (15/1) thread di Twitter tersebut sudah mendapatkan lebih dari 60 ribu Likes, 25 ribu Retweets dan 1.675 Komentar.

Warganet yang menanggapi thread Banu, ada yang mengucapkan terima kasih karena mau speak up dan belajar dari pengalamannya.

“Wah padahal ada rencana pengen manjangin rambut, jadi mikir nih,” ujar akun @agung_bullnerd.

“Walaupun merasa prihatin karena mengalami hal ini. Tapi aku bersyukur ada laki-laki yang bisa merasakan dan sharing kejadian begini. Baru rasa gimana perempuan shock, tak bisa langsung bereaksi, dipermalukan marah jadi satu,” salut akun @atrina_siho.

I’m so sorry it happened to you, terima kasih sudah sharing, jujur benci banget sama orang-orang seperti ini. Seram banget, mana dekat daerah rumahku,” tutur akun @vikamafaza.

“Temanku pernah mengalami ini, dia syok, terus cerita sambil menangis. Kita yang dengar juga tak bisa berbuat apa-apa, berusaha menenangkan. hal itu jelas menjadi trauma sendiri bagi perempuan, pelecehan ada di mana-mana, meski sudah berpakaian tertutup sekalipun,”  cerita akun @ainasasongko.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ditawari Jadi Bos di BUMN, Ahok Mengaku Siap
apahabar.com

Nasional

WHO: Anak Muda Tidak Kebal Virus Corona
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Diisukan Wafat, Keluarga Anggap Pertanda Panjang Umur
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beri Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya pada 4 Anggota Polri
Rismaharini

Nasional

Gebrakan Mensos Tri Rismaharini Soal Bansos 2021, Beda dari Sebelumnya
Covid-19

Nasional

Tekan Penularan Covid-19 Saat Libur, Aturan Perjalanan Diperketat
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tinjau Kampung Tempat Tewasnya 7 Warga di Sukajaya
pembangunan

Nasional

Hore! Proyek Pembangunan Jembatan Tanah Bumbu-Pulau Laut Segera Dilelang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com