Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Viral Video TikTok Tolak Vaksinasi, Pelakunya Tenaga Kesehatan di RS Purwakarta

- Apahabar.com Sabtu, 9 Januari 2021 - 18:01 WIB

Viral Video TikTok Tolak Vaksinasi, Pelakunya Tenaga Kesehatan di RS Purwakarta

Tangkapan layar dari video TikTok tenaga kesehatan yang diduga menolak vaksinasi Covid-19. Foto-Suara

apahabar.com, PURWAKARTA – Sebuah video penolakan vaksinasi oleh sejumlah orang yang mengenakan pakaian tenaga medis, sedang viral di TikTok.

Dalam video itu terlihat seorang dokter dan empat perawat. Mereka menunjukkan gerakan ‘tidak’ dengan tangan.

Video itu digabungkan dengan suara Presiden Joko Widodo, ketika pertemuan dengan masyarakat di Istana Kepresidenan pada 18 Desember 2020.

“Yang hadir di sini ada yang ingin di vaksin? Ada yang ingin di suntik vaksin, mau? Gak ada yang mau? Gimana sih takut apa?” demikian suara Presiden dalam video itu.

Berdurasi sekitar 17 detik, video itu awalnya diposting oleh akun @mellasopha. Namun sekarang akun tersebut sudah menghilang di TikTok.

Kendati demikian, video itu sudah banyak yang digabungkan dengan konten video lain oleh sejumlah akun di TikTok. Hampir semua konten berisi penolakan vaksinasi Covid-19.

Belakangan diketahui bahwa pemeran dalam video tersebut adalah tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bayu Asih di Purwakarta.

Manajemen pun langsung memanggil keempat tenaga kesehatan tersebut untuk dimintai klarifikasi.

“Memang betul video itu dibuat oleh seorang dokter dan 4 perawat di RS Bayu Asih. Video dibikin, Jumat (8/1),” jelas Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Purwakarta, dr Susilo Atmodjo, seperti dilansir detikcom, Sabtu (9/1).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan bersama RSUD Bayu Asih, video itu dibuat hanya untuk hiburan. Juga tanpa maksud menghasut untuk menolak vaksin.

“Rupanya mereka cukup tertekan, karena sehari-hari harus stand bye di IGD untuk menangani pasien Covid-19,” papar Susilo.

“Namun kami juga menyayangkan, karena membuat hiburan tidak dengan cara seperti itu. Apalagi tema yang diangkat adalah tentang vaksinasi,” tegasnya.

Pasca dilakukan klarifikasi, semua yang terlibat dalam video itu sudah meminta maaf kepada manajemen dan membuat berita acara.

“Kami berharap tenaga kesehatan lebih bijak menggunakan media apapun. Semestinya mereka memotivasi masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang kontra produktif,” beber Susilo.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penyebar Hoaks ‘Iblis’, Mahfud MD: Lawan, Jangan Takut!
apahabar.com

Nasional

Dugaan Kartel Tiket Garuda, Hipmi Minta KPPU Turun Tangan!
apahabar.com

Nasional

Subsidi Pulsa Bakal Disalurkan Kemendikbud Awal September
apahabar.com

Nasional

Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dituntut 2,5 tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Ribuan Warga Aceh Barat Terima Pulsa Listrik
apahabar.com

Nasional

Berupaya Kabur, Pencuri Puluhan Ponsel Ditembak Polisi
apahabar.com

Nasional

Temukan Uang di Laci Menteri Agama, KPK Usut dari Mana Asalnya
apahabar.com

Nasional

Sidang MK, KPU: Situng Diretas 15 Menit Pulih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com