Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Warga Berjibaku Selamatkan Bocah 10 Tahun di Kotim Saat Diterkam Buaya

- Apahabar.com Jumat, 1 Januari 2021 - 01:14 WIB

Warga Berjibaku Selamatkan Bocah 10 Tahun di Kotim Saat Diterkam Buaya

Ilustrasi buaya ganas. Foto-net

apahabar.com, SAMPIT – Warga di Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) harus berjibaku menghadapi ganasnya seekor buaya yang menerkam seorang bocah berusia 10 tahun.

Peristiwa itu di Sungai Hambawang Desa Ganepo, Rabu (30/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu korban tengah mandi di sungai bersama seorang rekannya.

Saat asyik mandi, seorang rekan korban merasa menginjak sesuatu yang kasar dan bergerigi.

Dia pun bergegas naik ke pinggir sungai karena curiga yang diinjaknya adalah buaya.

Hal itu lantaran di sungai tersebut dikabarkan memang pernah ada muncul buaya.

Namun nahas dialami korban. Beberapa saat kemudian kakinya diterkam buaya yang kemudian berusaha menariknya masuk ke dalam sungai.

Korban dan rekannya berteriak meminta tolong.

Suara itu didengar Gofur, paman korban yang kebetulan sedang berada tidak jauh dari tempat kedua bocah itu
mandi.

“Mendengar ada teriakan temannya bahwa ada yang digigit buaya, saya langsung lari dan menolongnya. Sempat terjadi tarik-menarik, karena saat itu buaya sudah menggigit kaki korban,” kata Gofur, paman korban, seperti dilansir Antara, Kamis (31/12) malam.

Gofur berlari dan sempat menarik tangan sang keponakan. Dia saling tarik-menarik dengan buaya yang hendak membawa tubuh keponakannya itu ke dalam sungai.

Kemudian datang warga lain membawa sebilah parang dan memukulkannya ke tubuh buaya.

Upaya itu berhasil dan buaya yang diperkirakan panjangnya lebih dari dua meter itu melepaskan gigitannya, sehingga korban berhasil diselamatkan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gigitan di paha kiri dan kanan serta punggung.

Dia langsung dibawa ke puskesmas di desa setempat untuk diberikan penanganan medis.

“Saat ini dia sudah pulang dan dirawat di rumah. Kalau dilihat bekas lukanya, diperkirakan buaya itu belum terlalu besar,” kata Gofur.

Warga sempat mencari satwa ganas tersebut, namun tidak ditemukan. Warga masih khawatir karena menduga buaya yang ada di sungai itu lebih dari satu ekor.

Beberapa pekan terakhir warga setempat memang sering melihat kemunculan buaya di pinggir sungai Desa Ganepo. Serangan buaya juga pernah terjadi di desa itu sehingga membuat warga kembali waswas saat beraktivitas di pinggir sungai.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng melakukan upaya-upaya agar satwa ganas itu tidak terus mengancam keselamatan masyarakat setempat.

Komandan Jaga BKSDA Kalimantan Tengah Pos Sampit, Muriansyah mengaku sudah mendapat laporan terkait kejadian itu.
Pihaknya akan mendatangi korban untuk mengetahui kondisinya, sekaligus ke lokasi kejadian untuk penanganan selanjutnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Satpam BOSF Pulau Kaja Tewas, Diduga Disambar Petir
apahabar.com

Kalteng

Usul KPU Kalteng Tambah Anggaran Pilkada Dipertanyakan
apahabar.com

Kalteng

Maut di Lintas Palangka Raya-Buntok, Warga Timpah Meregang Nyawa
apahabar.com

Kalteng

Bank Kalteng Sumbang Seekor Sapi Kurban ke Pemkab Barut
apahabar.com

Kalteng

Esok, Gugus Tugas Palangka Raya Gelar Rapid Test Massal di Pasar Besar
apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Kalteng Minta Masyarakat Aktif Cek DPT untuk Pilkada 2020
apahabar.com

Kalteng

Biadab! Tukang Pijat di Kapuas Sodomi Puluhan Bocah
apahabar.com

Kalteng

Kapolda Tegaskan Karhutla Kalteng Bukan karena Faktor Alam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com