POPULER KALSEL SEPEKAN: Panasnya Sidang MK, Penangkapan Pedofil Tapin, hingga Kisruh Elpiji Langka Update Covid-19 Kotabaru: Positif 4, Sembuh 11 Orang Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari Kebakaran Pelambuan, BPBD Banjarmasin Taksir Kerugian Rp1,2 Miliar Kandang Ternak di Kintap Tala Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Terpanggang

Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

- Apahabar.com Rabu, 27 Januari 2021 - 21:10 WIB

Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Jenazah Thohari Azis disalatkan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Covid-19 di KM 15. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih, Thohari Azis yang meninggal terpapar Covid-19 pada Rabu (27/1/2021) pukul 17.30 Wita memang tidak disangka-sangka.

Thohari yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan tersebut memang tidak pernah mengeluh sakit.

Namun rupanya ia menghembuskan napas terakhir setelah kondisinya semakin memburuk pasca-dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Januari lalu.

Direktur Utama Rumah Sakit Pertamina (RSP) Balikpapan, dr M Noor Khairudin, mengatakan Thohari masuk ke RSP Balikpapan pada 15 Januari lalu dengan keluhan demam, batuk dan nyeri menelan.

Petugas medis pun melakukan pengambilan sampel untuk swab PCR. Hasilnya pun keluar bahwa Thohari terkonfirmasi positif.

“Pada saat masuk sebetulnya kondisi hanya keluhan tadi. Terjadi perubahan kondisi itu pada tanggal 22 Januari malam, beliau mengeluh sesak. Jadi langsung kami tindak ke ICU Covid-19,” kata Khairudin di sela-sela pelepasan jenazah di RSP Balikpapan pukul 19.30 Wita.

Kondisi Thohari pun mengalami naik turun. Pada Selasa (26/1/2021) malam kondisinya memburuk sehingga ia terus diberikan penanganan intensif oleh dokter.

Namun pada Rabu (27/1/2021) sore kondisinya semakin turun hingga akhirnya ia menghembuskan napas terakhir tepat pukul 17.30 Wita.

“Selama perawatan itu kita sudah berikan terapi-terapi sesuai panduan. Saya juga berikan bantuan napas dan sebagainya. Tetapi penurunan drastis itu pada siang tadi. Sudah kita lakukan segala macam tindakan maupun obat-obatan tapi ternyata tidak bisa,” jelasnya.

Khairudin juga menyebutkan Thohari memiliki penyakit bawaan atau komorbid yakni diabetes.

“Ada komorbid diabetes,” sebutnya.

Sementara itu sang istri, Risti Utami Dewi sebelumnya juga terpapar Covid-19. Hanya saja ia sudah melewati proses perawatan dan mendapati hasil swab negatif.

“Kalau Ibu Risti itu sudah positif juga sebelumnya tapi saya lupa tanggal berapa masuknya. Nah dia sudah sembuh baru Pak Thohari masuk,” pungkasnya.

RSP Balikpapan

Usai disalatkan, jenazah Thohari Azis langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Covid-19 di KM 15. Foto-apahabar.com/Riyadi

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jalan Rusak Bak Kubangan di Sepaku Penajam Segera Diperbaiki
covid-19 balikpapan

Kaltim

Kasus Covid-19 Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Gubernur: Itulah Nasib
apahabar.com

Kaltim

Pemprov Kaltim Evaluasi Penerima Beasiswa ke Rusia
covid-19 samarinda

Kaltim

Turun Dibanding Kemarin, Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 314 Orang Positif

Kaltim

Tambah 8, Positif Covid-19 Kaltim Jadi 115 orang
apahabar.com

Kaltim

Harga Bawang dan Ayam Naik, Gubernur Kaltim: Faktor Psikologis
Jenazah

Kaltim

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 Kembali Terjadi di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

H3 Lebaran, Kemenhub Apresiasi APT Pranoto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com